- Perusahaan kripto sedang berlomba-lomba membangun keamanan yang tahan kuantum karena kekhawatiran atas risiko siber masa depan semakin meningkat.
- Peneliti Google memperingatkan bahwa komputer kuantum mungkin dapat memecahkan enkripsi kripto lebih awal dari yang diperkirakan.
- Pengembang blockchain mengatakan serangan yang didorong AI tetap menjadi ancaman yang lebih segera daripada ancaman kuantum.
Industri mata uang kripto sedang mempertahankan dirinya terhadap ancaman teknologi baru yang menurut para ahli pada akhirnya dapat melemahkan keamanan di balik bitcoin dan aset digital lainnya. Kekhawatiran meningkat setelah kemajuan signifikan dalam komputasi kuantum mendorong perusahaan blockchain besar untuk mempercepat pengembangan sistem keamanan generasi berikutnya.
Menurut pelaporan dari Financial Times, para pemimpin industri kini percaya bahwa mesin kuantum praktis bisa muncul sekitar tahun 2030. Jangka waktu tersebut meningkatkan tekanan pada pengembang kripto, yang khawatir komputer kuantum kuat suatu hari nanti dapat memecahkan sistem kriptografi yang melindungi dompet digital dan jaringan blockchain.
Oleh karena itu, beberapa organisasi besar seperti RippleX, Circle, Tron, dan Ethereum Foundation telah mulai membangun produk keamanan pasca-kuantum. Selain mengamankan dompet, para pengembang juga ingin meningkatkan mekanisme validasi transaksi.
Komputasi Kuantum Meningkatkan Kekhawatiran Keamanan
Komputer kuantum tidak bekerja seperti komputer yang digunakan orang hari ini. Alih-alih menangani satu perhitungan sekaligus, mereka dapat memproses banyak kemungkinan sekaligus.
Karena itu, suatu hari mereka bisa jauh lebih baik dalam menyelesaikan masalah-masalah sulit tertentu, termasuk yang melindungi informasi digital. Itulah mengapa mereka sering dibahas dalam kaitannya dengan sistem enkripsi yang mengamankan data.
Bitcoin dan cryptocurrency lainnya sangat bergantung pada sistem enkripsi tersebut untuk melindungi dompet dan memverifikasi transaksi. Akibatnya, para eksekutif industri kini khawatir bahwa mesin kuantum masa depan dapat mengungkap kunci pribadi dan menempatkan miliaran dolar aset digital dalam risiko.
Kekhawatiran telah menjadi lebih tajam di sektor kripto karena para peneliti memperingatkan bahwa terobosan kuantum mungkin datang lebih cepat dari yang diperkirakan. Ayo Akinyele, kepala teknik di RippleX, mengatakan kepada Financial Times bahwa “ancaman telah berpindah dari teoretis menjadi kredibel.”
RippleX kini merencanakan peningkatan infrastruktur dalam dua tahun ke depan, dimulai dengan keamanan dompet yang lebih kuat yang dirancang untuk menahan serangan kuantum di masa depan.
Terkait: Michael Saylor Mendapat Reaksi Beragam Setelah Video AI-nya Viral
Penelitian Google Memperkuat Perdebatan Industri
Penelitian terbaru dari Google menambahkan kekhawatiran baru tentang bagaimana komputasi kuantum dapat mengancam cryptocurrency di masa depan. Para peneliti perusahaan memperingatkan bahwa mesin kuantum mungkin memerlukan sumber daya jauh lebih sedikit untuk memecahkan sistem enkripsi saat ini daripada yang diyakini para ahli sebelumnya.
Temuan tersebut mendorong pengembang blockchain untuk mempertimbangkan kembali berapa lama waktu yang tersisa bagi industri ini untuk memperkuat pertahanannya.
Ryan Babbush, peneliti utama di Google, mengatakan sektor kripto sebaiknya mulai bersiap sekarang daripada menunggu teknologi matang. Beberapa perusahaan blockchain telah mulai mengeksplorasi rencana migrasi menuju sistem enkripsi yang tahan terhadap komputer kuantum, yang dirancang untuk melindungi aset digital dari serangan di masa depan.
Namun, industri ini tetap berbeda pendapat tentang seberapa cepat kemungkinan tersebut bisa menjadi kenyataan. Menurut Kostas Chalkias, seorang ahli dari Mysten Labs, komputer kuantum menjadi perhatian untuk masa depan, tetapi pada saat ini, ancamannya tidak begitu segera. Sebaliknya, serangan siber berbasis AI menimbulkan ancaman yang jauh lebih mendesak.
Terkait: Eksploiter Verus Bridge Mengembalikan 4.052 ETH, Menyimpan 1.350 ETH sebagai Hadiah
Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.




