Hanya satu minggu sejak awal September, BTC sudah mengalami kenaikan mendekati tertinggi empat bulan, melewati level $82,2k. Meskipun terjadi penarikan menuju $78k, pasar masih tampaknya memperkirakan potensi kenaikan lebih lanjut.
Menurut Crypto Fear & Greed Index, keserakahan masih mendominasi sentimen, dengan indeks berada di 69. Ini berarti ada permintaan risiko yang kuat meskipun bitcoin diperdagangkan mendekati $80k. Tetapi dengan sentimen yang begitu bullish, apakah keserakahan itu sendiri bisa menjadi katalis bearish?

Berdasarkan grafik di atas, Crypto Fear & Greed Index telah turun dari puncak 74, yang teramati pada tanggal 4 September. Jadi, meskipun keserakahan masih mendominasi sentimen, dapat diharapkan bahwa selera risiko mulai meredup.
Biasanya, puncak bitcoin tidak terbentuk sampai indeks bergerak ke dalam "Keserakahan Ekstrem," di mana euforia muncul dan investor lebih cenderung mencairkan keuntungan.
Mengingat indeks saat ini berada di 69, tampaknya masih ada ruang bagi BTC untuk naik sebelum sentimen mencapai level terlalu panas, dan jika demikian, pergerakan sideways BTC saat ini hanyalah fase konsolidasi, bukan pola puncak.
Namun, FUD makro baru saja dimulai. Jika sentimen berubah bearish, dan BTC gagal menguji kembali level tertinggi terbaru, apakah perubahan bearish dari keserakahan ini akan menjadi tanda pertama berakhirnya reli September Bitcoin [BTC]?
Indeks ketakutan dan keserakahan kripto bertemu latar makro yang lebih ketat
Pembalikan pada Indeks Ketakutan & Keserakahan Kripto bukanlah kebetulan.
Di sisi makro, minggu ini bisa membawa banyak volatilitas dengan rilis data CPI utama. Selain itu, ekspektasi kenaikan suku bunga telah naik kembali ke 60%, yang menyiratkan adanya kekhawatiran yang meningkat terkait pertemuan FOMC mendatang.
Selain itu, imbal hasil Treasury AS 10 tahun masih berkisar di sekitar 4,8%, yang berarti kondisi keuangan telah memperketat, membuat lanskap makro lebih menantang bagi aset berisiko.
Secara signifikan, inilah titik di mana grafik di bawah menjadi lebih menarik. Menurut data Coinglass, sejak puncak harga bitcoin pada Oktober di dekat $126k, Indeks Ketakutan & Keserakahan Kripto tidak memasuki wilayah keserakahan ekstrem.
Sebaliknya, puncak pasar sebelumnya terjadi ketika indeks mendorong lebih dalam ke zona keserakahan dan kemudian berbalik.

Jadi, jika sejarah menjadi acuan, pembalikan dalam sinyal keserakahan ini mungkin lebih dari sekadar gerakan acak.
Dengan latar makro yang semakin tidak stabil, penarikan BTC dari puncak $82k, dan harapan yang semakin ketat terhadap kenaikan suku bunga, nafsu risiko investor tampaknya mulai meredup. Dengan demikian, pembalikan pada sinyal keserakahan bisa menjadi peringatan dini bahwa Bitcoin mendekati puncak lokal.
Dan jika skenario ini terus berlanjut, reli BTC pada September kemungkinan besar akan menjadi hal yang berisiko.

