ChainCatcher melaporkan, menurut analisis Counterpoint Research, jika larangan impor modul optik buatan Tiongkok yang diusulkan oleh Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat diterapkan, dampak utamanya akan jatuh pada penyedia cloud Amerika, bukan pemasok Tiongkok. InnoLight memimpin pendapatan modul optik pusat data global dengan pangsa sekitar 27%, diikuti oleh Coherent dengan sekitar 17%. Produsen Tiongkok secara kolektif menguasai sekitar dua pertiga dari volume pasokan global dan sekitar 60% pendapatan modul komunikasi optik. Analisis menunjukkan bahwa pemasok barat seperti Coherent dan Lumentum dalam jangka pendek tidak memiliki kapasitas bersih yang cukup, infrastruktur otomatisasi penyegelan, maupun skala yield untuk mengisi kesenjangan kapasitas pemasok Tiongkok dalam 12-24 bulan, yang berpotensi menunda penyebaran klaster AI selama beberapa kuartal dan meningkatkan biaya bahan baku bagi penyedia cloud. Sementara itu, pemasok modul Tiongkok bergantung lebih dari 90% pada pendapatan modul高端 800G/1.6T untuk pelanggan super-skala di Amerika Utara, namun telah melakukan sebagian pemindahan kapasitas melalui pabrik di Thailand. Counterpoint menekankan bahwa rantai pasok modul optik adalah sistem yang sangat saling tergantung, di mana pemasok Tiongkok secara besar-besaran membeli chip DSP dari Broadcom dan Marvell, serta laser dan chip optik dari Lumentum, Coherent, dan Mitsubishi Electric; pemotongan paksa akan mengganggu seluruh ekosistem.
Titik Balik: Larangan Impor Optik AS-China Akan Merugikan Perusahaan Cloud Domestik
ChaincatcherBagikan
Larangan kripto AS yang diusulkan yang menargetkan modul optik Tiongkok bisa berbalik melawan, terutama merugikan penyedia cloud AS. Perusahaan Tiongkok mengendalikan dua pertiga pasokan unit global dan 60% pendapatan. Pemasok barat seperti Coherent dan Lumentum tidak dapat menggantikan mereka dalam 12–24 bulan. Regulasi CFT mungkin menambah tekanan, karena produsen Tiongkok mengalihkan sebagian produksi ke Thailand untuk menghindari risiko. Penundaan dalam peluncuran klaster AI dan kenaikan biaya diharapkan terjadi di kalangan perusahaan teknologi Amerika.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.