ChainThink, 4 Agustus, menurut Bloomberg, perusahaan layanan cloud AI CoreWeave Inc. berencana memasuki pasar Asia dengan membangun pusat data pertamanya di Indonesia.
CoreWeave menyatakan dalam pernyataannya bahwa rencana untuk membangun 3 pusat data baru di luar Amerika Serikat, semuanya berlokasi di Indonesia, dengan total kapasitas 360 megawatt, diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2028.
Pelanggan target proyek ini meliputi laboratorium, perusahaan rintisan, dan pelanggan perusahaan di Asia Tenggara. Perusahaan menyatakan akan berinvestasi puluhan miliar dolar AS, tetapi tidak memberikan perkiraan spesifik.
