- Galaxy Research melacak 1.596 BTC yang dicuri dari dompet Coldcard.
- Gelombang keempat yang diduga dapat meningkatkan kerugian mendekati $130 juta.
- Pengguna yang terdampak diminta untuk memindahkan dana ke dompet yang aman.
Investigasi terhadap serangan terhadap Coldcard telah meluas setelah Galaxy Research memperkirakan kerugian potensial bisa mencapai 2.000 BTC, senilai sekitar $130 juta. Perusahaan riset tersebut mengonfirmasi 1.596 BTC dicuri dari 7.300 alamat di tiga gelombang serangan dan 14 insiden kecil lainnya. Gelombang keempat yang diduga dapat meningkatkan total kerugian jika korban mengonfirmasi bahwa dompet mereka terdampak.
Investigasi Serangan Coldcard Melacak Beberapa Gelombang Serangan
Galaxy Research menyatakan bahwa serangan terhadap Coldcard masih berlangsung sambil para penyelidik menganalisis aktivitas blockchain yang terkait dengan kerentanan dompet. Perusahaan tersebut mengidentifikasi pencurian yang telah dikonfirmasi dari alamat-alamat yang terdampak sambil bekerja sama dengan bursa, lembaga penegak hukum, dan kelompok keamanan siber.
Perusahaan riset mengatakan memiliki tingkat kepercayaan menengah-tinggi bahwa gelombang serangan keempat yang diduga melibatkan pola penyerang yang serupa. Namun, Galaxy mencatat bahwa masih memerlukan konfirmasi langsung dari korban sebelum memasukkan kerugian tersebut ke dalam hitungan resmi.
Kerentanan tersebut memengaruhi benih yang dibuat pada versi firmware Coldcard tertentu. Coinkite sebelumnya menegaskan masalah yang melibatkan perangkat Mk3, Mk4, Mk5, dan Coldcard Q. Perusahaan merilis pembaruan firmware darurat dan menyarankan pengguna untuk memindahkan dana.
Kerugian Bitcoin Terkait Kerentanan Dompet Coldcard
Serangan terhadap Coldcard menyebabkan masalah pada generasi seed yang melemahkan keacakan dompet. Coinkite mengatakan versi firmware yang terdampak menggunakan generator deterministik alih-alih sumber acak berbasis perangkat keras yang dimaksudkan selama pembuatan seed.
Galaxy melaporkan bahwa sekitar 90% bitcoin yang dicuri tetap tidak bergerak. Tidak ada BTC dari tiga gelombang serangan yang dikonfirmasi pertama yang bergerak, memungkinkan penyelidik lebih banyak waktu untuk memantau alamat-alamat terkait.
Sementara itu, Coinkite merekomendasikan pengguna untuk membuat benih baru di perangkat yang diperbarui dan mentransfer dana dengan hati-hati. Perusahaan memperingatkan bahwa memperbarui firmware saja tidak melindungi dompet yang dibuat dengan benih yang rentan.
Pengguna yang terdampak harus membuat dompet pengganti, memverifikasi alamat penerima, dan menyelesaikan transaksi uji coba kecil sebelum memindahkan saldo yang tersisa. Perusahaan juga menghancurkan inventaris yang rentan dan merilis versi firmware yang telah diperbaiki di seluruh perangkat yang didukung.
Penafian: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran keuangan. CoinCryptoNewz tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang terjadi. Pembaca harus melakukan riset sendiri sebelum membuat keputusan keuangan.

