Wakil Presiden baru Coinbase, Ryan VanGrack, mengumumkan bahwa pertarungan regulasi di sektor mata uang kripto telah berakhir. Sejak menjabat pada 9 Juli 2026, VanGrack telah mendekati sikap regulasi perusahaan dari perspektif yang berbeda. Alih-alih pertarungan di pengadilan dan sanksi, fokus sekarang adalah pada pertumbuhan dan inovasi. Industri kripto sekarang dapat fokus pada pengembangan tanpa harus memperjuangkan haknya untuk ada.
Klarifikasi Hukum dan Kerangka Regulasi
VanGrack menyatakan bahwa Digital Asset Market Clarity Act, juga dikenal sebagai Undang-Undang CLARITY, telah memperoleh “momen yang luar biasa.” Undang-undang ini bertujuan untuk menciptakan kerangka regulasi federal yang menetapkan batasan wewenang yang jelas antara SEC dan CFTC terkait aset digital. VanGrack menekankan bahwa aturan federal yang jelas ini akan memastikan pengawasan yang tepat, perlindungan investor, dan kepemimpinan AS dalam aset digital.
Periode Grewal dan Biayanya
Kepala Hukum yang akan keluar dari Coinbase, Paul Grewal, memperjuangkan salah satu pertempuran hukum paling signifikan dalam sejarah kripto selama masa jabatannya. SEC mengajukan gugatan terhadap Coinbase pada Juni 2023 dengan menuduhnya menawarkan sekuritas yang tidak terdaftar, tetapi kasus tersebut dibatalkan. Pengangkatan VanGrack menunjukkan bahwa perusahaan telah mengganti penasihat masa perangnya dengan seorang diplomat masa damai.
Strategi VanGrack dan Ekspansi Coinbase
VanGrack, yang sebelumnya bekerja di Citadel Securities dan menjabat sebagai pejabat SEC, memiliki pemahaman mendalam tentang mekanisme regulasi dan dunia keuangan institusional, yang semakin menarik minat Coinbase. Coinbase bertujuan untuk meluas melebihi menjadi sekadar bursa kripto dan menjadi penyedia layanan keuangan penuh, memperluas penawarannya untuk mencakup bidang-bidang seperti perdagangan saham, futures, pasar prediksi, dan alat AI.
Apa Artinya bagi Para Investor
Fakta bahwa undang-undang kripto akan menerima dukungan bipartisan hampir tidak terbayangkan selama gelombang penegakan hukum SEC pada 2023 dan 2024. Dukungan bipartisan terhadap Undang-Undang CLARITY menunjukkan bahwa para pembuat undang-undang telah melampaui pertanyaan apakah kripto seharusnya ada, dan kini fokus pada cara mengaturinya. Namun, risiko masih tetap ada. Fakta bahwa undang-undang ini “di garis yard” berarti belum selesai. Metafora sepak bola VanGrack menjadi pengingat bahwa banyak upaya bisa mandek di zona merah.
Lanjutkan Membaca: Wakil Presiden Coinbase: Perang Regulasi Kripto Sudah Berakhir


