Dalam peringatan 14 tahun berdirinya Coinbase, CEO Brian Armstrong mengumumkan tujuan jangka panjang perusahaan: membawa 1 miliar pengguna ke dalam sistem keuangan terbuka. Perusahaan mengungkapkan bahwa platform yang awalnya dimulai sebagai dompet bitcoin ini terus berkembang dari aplikasi perdagangan kripto menjadi platform jasa keuangan komprehensif yang mencakup lebih banyak kelas aset.
Dari dompet Bitcoin menuju platform terpadu
Armstrong menampilkan tangkapan layar antarmuka awal Coinbase tahun 2012, mereview bentuk produk awal platform. Menurutnya, dalam 14 tahun terakhir, Coinbase telah berkembang dari bisnis dompet tunggal menjadi layanan yang lebih luas bagi pengguna ritel, pengembang, dan klien institusional.
Teks tersebut menyatakan bahwa jangkauan aset yang saat ini disediakan platform tidak lagi terbatas pada kripto, tetapi juga mencakup aset non-kripto seperti saham dan komoditas. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Coinbase berusaha memperluas fokus bisnisnya dari platform perdagangan kripto tradisional menuju pintu masuk keuangan yang lebih luas.
Fokus bisnis beralih ke produk turunan dan pasar prediksi
Perusahaan mengungkapkan bahwa untuk mendukung target satu miliar pengguna, Coinbase sedang menyesuaikan model bisnisnya. Hingga Mei 2026, platform telah beralih fokus ke derivatif global yang diatur, futures, dan pasar prediksi, bukan hanya bergantung pada perdagangan spot.
Arah ini juga terkait dengan tekanan kinerja yang sebelumnya dihadapi perusahaan. Teks asli menyebutkan bahwa Coinbase sedang mengatasi tantangan pertumbuhan setelah kerugian pada kuartal pertama 2026 melalui ekspansi bisnis baru.
Hyperliquid, USDC, dan pembayaran berbasis AI menjadi pendorong baru
Dalam hal tata letak spesifik, Coinbase telah menjalin kerja sama dengan ekosistem Hyperliquid. Menurut artikel tersebut, platform akan memasukkan stablecoin USDC sebagai aset penyelesaian inti serta mengambil alih pengelolaan cadangan protokol.
Selain transaksi dan penyelesaian, Coinbase juga sedang mengembangkan pembayaran berbasis AI. Perusahaan mengungkapkan bahwa platform sedang mengintegrasikan protokol pembayaran otonom seperti x402, dengan tujuan memungkinkan asisten AI melakukan pembayaran instan langsung menggunakan USDC.
Artikel asli juga menyebutkan bahwa pasar masih memiliki harapan terhadap jalur pengembangan jangka panjang Coinbase. Laporan tersebut mengutip pandangan eksternal yang menyatakan bahwa jika Undang-Undang CLARITY AS tetap berlanjut, hal itu dapat membuka ruang yang lebih besar bagi modal tradisional untuk memasuki pasar kripto, sekaligus membantu Coinbase memperluas cakupan penggunanya.
Informasi tambahan: Laporan ini terutama didasarkan pada pernyataan ulang tahun yang diterbitkan Armstrong di platform sosial, serta rangkuman arah bisnis Coinbase oleh media; tidak ada data keuangan baru atau panduan pertumbuhan pengguna spesifik yang diungkapkan dalam artikel ini.





