Paul Grewal, sosok hukum yang membimbing Coinbase melalui salah satu periode regulasi paling bergolak dalam sejarah kripto, telah meninggalkan bursa untuk bergabung dengan Cognition AI sebagai Chief Legal dan Global Affairs Officer pertama. Pergeseran ini, berlaku Agustus 2026, menandai akhir dari perjalanan hampir enam tahun di Coinbase yang melihat Grewal menjadi salah satu suara hukum paling terlihat di industri aset digital.
Dari ruang pengadilan ke basis kode
Masa jabatan Grewal di Coinbase dimulai pada Juli 2020, tepat ketika bursa bersiap untuk daftar langsung dan bersiap menghadapi lingkungan regulasi yang semakin bermusuhan. Ia menjabat sebagai Chief Legal Officer hingga 31 Juli 2026, membimbing perusahaan melalui gugatan penting dari Securities and Exchange Commission yang menjadi momen penentu bagi seluruh industri kripto.
Sebelum Coinbase, Grewal menjabat sebagai Hakim Magistrat AS untuk Distrik Utara California, lalu pindah ke perusahaan teknologi besar sebagai Wakil Presiden dan Wakil Penasihat Umum di Facebook.
Penerusnya di Coinbase adalah Molly Abraham, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden hukum perusahaan. Ia mengambil alih peran sebagai penasihat hukum.
Grewal tidak memutuskan hubungan sepenuhnya dengan Coinbase, meskipun. Ia akan terus memberikan nasihat kepada bursa hingga 31 Oktober 2026, dan akan mempertahankan kursinya di dewan perusahaan National Trust Company Coinbase.
Mengapa Cognition AI menginginkan seorang pejuang kripto
Cognition AI adalah perusahaan di balik Devin, agen teknik berkecerdasan buatan yang telah menimbulkan banyak perhatian di dunia kecerdasan buatan. Perusahaan ini sedang membangun sistem AI otonom yang mampu menangani tugas teknik perangkat lunak yang kompleks. Pengangkatan Grewal sebagai Kepala Hukum dan Urusan Global pertama menandakan bahwa Cognition sedang bersiap menghadapi pengawasan regulasi yang semakin sering dialami oleh perusahaan AI.
