CME Group sedang meluncurkan futures volatilitas bitcoin berbasis indeks BVX, menciptakan "indeks kepanikan" untuk bitcoin yang serupa dengan indeks VIX S&P 500.
Produk ini sedang menunggu persetujuan akhir dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) Amerika Serikat. Ini secara efektif akan menciptakan "indeks kepanikan" bitcoin pertama yang diatur, serupa dengan indeks VIX untuk saham Amerika Serikat.
Kontrak baru ini akan didasarkan pada CME CF Bitcoin Volatility Index (BVX)—indeks 30 hari yang menggunakan data dari opsi CME untuk mengukur volatilitas yang diharapkan dari aset digital terkemuka.
Berbeda dengan cara tradisional, di mana investor bertaruh pada arah pergerakan harga dalam perdagangan tradisional, futures BVI memungkinkan perdagangan langsung terhadap fluktuasi harga yang diharapkan, terlepas dari apakah pasar naik atau turun.
Wall Street mencari perlindungan, bukan hanya eksposur terhadap risiko
Peluncuran produk ini terjadi pada momen penting pasar kripto. Hanya beberapa hari yang lalu, aset ETF bitcoin spot AS melewati $10 miliar—menunjukkan bahwa tingkat investasi institusional terhadap bitcoin telah mencapai tingkat yang sebanding dengan aset tradisional.
Namun, ini membawa tantangan baru bagi dana tersebut: bagaimana melindungi diri dari penurunan pasar tanpa menjual posisi bitcoin aktual.
Chicago Mercantile Exchange (CME) melihat peluang besar di sini. Futures volatilitas baru akan memungkinkan investor institusional untuk mengelola risiko lonjakan volatilitas mendadak—situasi yang biasanya menyertai penurunan tajam harga aset.
Menurut David Schlageter, produk ini akan menjadi "alat kunci" dalam pengelolaan risiko portofolio crypto institusional di Morgan Stanley.
Bitcoin juga memiliki indeks "VIX" sendiri
Pasar telah mulai membandingkan indeks BVX secara langsung dengan indeks VIX yang digunakan untuk saham Amerika Serikat.
Sama seperti indeks VIX, "patokan volatilitas bitcoin" baru tidak mengukur harga aset itu sendiri, tetapi mengukur ekspektasi pasar terhadap pergerakan dan tekanan di masa depan.
Indeks ini akan diperbarui setiap detik selama sesi perdagangan, dengan data berasal dari aktivitas perdagangan opsi Bitcoin di Chicago Mercantile Exchange (CME). Ini memberikan alat evaluasi risiko real-time yang lebih akurat bagi investor institusional.
Menurut Sui Zhong, peluncuran CF Benchmark BVX memiliki signifikansi bagi pasar kripto yang sebanding dengan peluncuran Bitcoin Reference Rate dari Chicago Mercantile Exchange bertahun-tahun lalu—indeks yang kemudian membuka jalan bagi ETF bitcoin spot.
Chicago Mercantile Exchange mempercepat proses institusionalisasi pasar kripto
Futures BVI baru merupakan bagian dari strategi lebih luas CME untuk mengintegrasikan derivatif kripto sebagai komponen yang sepenuhnya terintegrasi di pasar keuangan global.
Bursa ini telah siap untuk beralih ke perdagangan kripto hampir 24 jam melalui platform CME Globex—langkah ini bertujuan untuk membuat pasar bitcoin lebih mendekati standar indeks S&P 500, surat berharga pemerintah, dan derivatif valuta asing.
Kontrak ini akan diselesaikan secara tunai, yang berarti tidak akan ada penyerahan fisik bitcoin. Investor hanya akan berdagang berdasarkan volatilitas yang diharapkan dari bitcoin.
Bagi pasar institusional, ini merupakan perubahan besar. Sebelumnya, bitcoin terutama dianggap sebagai aset spekulatif. Dengan munculnya futures volatilitas, ia mulai menunjukkan ciri-ciri alat keuangan matang, dengan infrastruktur lengkap untuk hedging, manajemen risiko, dan likuiditas derivatif.
Dengan kata lain, Wall Street tidak lagi hanya membeli Bitcoin, tetapi mulai membangun sistem keuangan yang telah ada selama puluhan tahun di pasar tradisional di sekitar Bitcoin.

