
Pembuat Kripto Beralih Fokus ke Kecerdasan Buatan dan Komputasi Berkinerja Tinggi
Sebagai Bitcoin perusahaan pertambangan menghadapi biaya operasional yang meningkat dan kesulitan yang semakin bertambah, banyak dari mereka beralih ke sektor-sektor yang sedang berkembang seperti kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berkinerja tinggi (HPC). Perkembangan terbaru menyoroti tren ini, dengan pemain utama berinvestasi dalam infrastruktur dan aset strategis untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan baru.
Poin-Poin Penting
- CleanSpark memperoleh 447 hektar di Texas untuk mengembangkan pusat data yang dapat diskalakan yang ditujukan untuk beban kerja AI dan HPC.
- Diversifikasi sektor industri seperti perusahaan-perusahaan seperti MARA Holdings, Core Scientific, Hut 8, Riot Platformsdan TeraWulf memanfaatkan ulang infrastruktur untuk tujuan AI dan HPC.
- Beberapa penambang mengeksplorasi inisiatif berkelanjutan, seperti proyek Canaan yang menyediakan panas komputasi untuk greenhouse.
- Bitcoin kesulitan menambang mencapai rekor tertinggi pada 2025, mendorong perusahaan untuk mencari sumber pendapatan alternatif di tengah biaya yang terus meningkat.
Ticker yang disebutkan:
Kripto → $BTC, $ETH
Perusahaan → MicroStrategy (NASDAQ: MSTR), Riot Platforms, Hut 8, Core Scientific, TeraWulf, MARA Holdings
Sentimen: Netral
Dampak harga: Netral. Perpindahan menuju infrastruktur AI dan HPC menunjukkan diversifikasi strategis di tengah kondisi pertambangan yang menantang.
Konteks pasar: Industri yang lebih luas beradaptasi terhadap kesulitan yang meningkat dan biaya energi yang tinggi dengan mengeksplorasi model bisnis inovatif dan berkelanjutan.
Transisi dari Pertambangan Kripto Tradisional
Perusahaan penambangan Bitcoin CleanSpark telah mengumumkan ekspansi signifikan ke dalam bidang kecerdasan buatan dan komputasi berkinerja tinggi melalui pembelian strategis tanah di Kabupaten Brazoria, Texas. Perusahaan berencana mengembangkan pusat data 300 MW, dengan potensi ekspansi hingga 600 MW, yang dirancang khusus untuk beban kerja AI dan HPC. Langkah ini sejalan dengan tantangan industri terhadap permintaan energi yang meningkat dan infrastruktur transmisi yang terbatas. Rincian di sini.
Saat sektor pertambangan menghadapi kesulitan yang semakin meningkat—kesulitan bitcoin mencapai puncaknya sekitar 156 triliun pada November 2025—banyak perusahaan beralih ke diversifikasi. Pemimpin industri seperti MARA Holdings, Core Scientific, Hut 8, Riot Platforms, dan TeraWulf telah mengubah atau memperluas infrastruktur mereka untuk mengejar proyek AI dan HPC, mencari aliran pendapatan baru di tengah tantangan operasional yang berkelanjutan.
Sementara itu, inisiatif keberlanjutan semakin mendapat momentum; penambang Bitcoin Kanada, Canaan, mengumumkan program untuk memanfaatkan panas komputasi untuk pertanian rumah kaca, contoh upaya inovatif untuk mengurangi emisi dan biaya operasional. Baca lebih lanjut di sini.
Tantangan Industri dan Proyeksi Masa Depan
Kenaikan tingkat kesulitan jaringan Bitcoin, mencapai rekor tertinggi 156 triliun pada 2025, telah meningkatkan biaya operasi pertambangan, mendorong perusahaan untuk mengeksplorasi diversifikasi. Perpindahan industri menuju AI dan HPC menunjukkan respons strategis terhadap tantangan yang berkelanjutan, seimbang antara biaya operasional dengan sumber pendapatan baru yang berpotensi di tengah pergeseran pasar yang lebih luas.
Artikel ini semula dipublikasikan sebagai CleanSpark Memperluas Bisnis ke AI & HPC dengan Aquisisi Strategis di Bitcoin Mining pada Berita Terkini Crypto – sumber terpercaya untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.

