
Wawasan Utama:
- Bernie Moreno mengatakan Undang-Undang CLARITY bisa selesai pada akhir Mei, meningkatkan optimisme.
- Sengketa imbal hasil stablecoin dan oposisi perbankan terus memperlambat kemajuan.
- Peluang kelulusan di Polymarket naik menjadi 46%, tetapi ketidakpastian masih ada.
Undang-Undang CLARITY sekali lagi berada pada titik balik, karena para pembuat undang-undang bertujuan untuk menyelesaikan RUU kripto pada Mei setelah beberapa penundaan. Dalam pembaruan terbaru, Senator Bernie Moreno menyatakan keyakinan bahwa RUU kripto dapat selesai pada akhir Mei.
Namun, karena sengketa imbal hasil stablecoin berlanjut, industri tetap meragukan keberhasilan undang-undang ini dilewati pada akhir Mei. Sekarang satu pertanyaan tetap ada—dapatkah para pembuat undang-undang mendorong Undang-Undang CLARITY hingga selesai, ataukah kegagalan lain tak terhindarkan?
Apakah Undang-Undang CLARITY Akan Memenuhi Batas Waktu Mei?
Dalam X post terbarunya, Eleanor Terrett dari Fox Business membagikan wawasan tentang komentar Senator Bernie Moreno mengenai jadwal Undang-Undang CLARITY. Berbicara di acara terbaru di Washington, senator tersebut menyatakan keyakinannya terhadap kemajuan RUU kripto. Ia menyatakan, “Saya pikir kita akan menyelesaikannya pada akhir Mei.”

Moreno juga memperingatkan bahwa melewatkan jendela Mei bisa membuat undang-undang kripto ditinggalkan untuk masa yang tidak dapat diprediksi. Ia menambahkan bahwa jika Undang-Undang CLARITY gagal maju segera, risikonya akan tersingkir oleh kalender politik yang padat dan siklus pemilu yang semakin dekat.
Ketakutan Meningkat Terkait Penundaan RUU Kripto
Komentar-komentar ini muncul pada saat yang ditandai dengan meningkatnya ketidakpastian mengenai kepastian pengesahan Undang-Undang CLARITY. Meskipun pernyataan Moreno membawa secercah harapan, industri ini masih meragukan pengesahannya.
Ini disebabkan oleh perdebatan berkelanjutan mengenai program stablecoin yield. Kelompok perbankan takut akan runtuhnya sistem keuangan tradisional akibat imbal hasil stablecoin. Pada saat yang sama, pemimpin crypto mendesak program insentif untuk inovasi dan pertumbuhan.
Menanggapi masalah-masalah ini dari sisi perbankan, Moreno meremehkannya, menyebutnya sebagai “hanya kebisingan.” Memang, ia menyebutnya sebagai “benar-benar palsu.” Ia mendorong bank-bank untuk berinovasi daripada melawan yang tak terelakkan, menunjukkan pendekatan yang ramah kripto di tengah diskusi tersebut.
Namun demikian, meskipun optimis, masih ada ketidakpastian. Seorang juru bicara Moreno menolak berkomentar apakah markup tersebut dapat dipindahkan ke bulan depan.
Keterlambatan Markup Membahayakan Undang-Undang CLARITY
Undang-Undang CLARITY, yang dirancang untuk membawa aturan jelas pada struktur pasar kripto, tetap terhenti di Senat meskipun sebelumnya memiliki momentum. Penundaan dalam proses markup kini menimbulkan kekhawatiran baru. Hal ini karena dapat memperpanjang jadwal dan mengurangi peluang undang-undang tersebut disahkan tepat waktu.
Hambatan terbesar saat ini adalah markup yang tertunda. Tanpa langkah penting ini, RUU tersebut tidak dapat maju ke pemungutan suara penuh di Senat. Akibatnya, bahkan penundaan singkat dalam penjadwalan dapat secara signifikan memengaruhi keseluruhan jadwal, menjadikan minggu-minggu mendatang kritis bagi masa depan RUU tersebut.
Kurangnya kejelasan ini memperburuk kekhawatiran industri, karena waktu penyesuaian sangat penting bagi kemajuan RUU tersebut. Tanpa jadwal yang dikonfirmasi, keraguan tetap ada mengenai apakah para pembuat undang-undang secara realistis dapat memenuhi batas waktu Mei.
Peluang Persetujuan RUU Kripto di Polymarket Naik
Perlu dicatat bahwa peluang CLARITY Avt lolos pada 2026 di platform prediksi Polymarket naik dari 38% menjadi 46%. Lonjakan ini terjadi setelah Senator Bernie Moreno menyatakan keyakinannya tentang menyelesaikan RUU tersebut pada akhir Mei. Ini menunjukkan bahwa bahkan pembaruan positif kecil pun memengaruhi ekspektasi di seluruh ruang kripto.

Namun, situasi tetap tidak pasti. Meskipun peningkatan peluang mencerminkan optimisme yang tumbuh, hal ini tidak menjamin bahwa RUU tersebut akan berlanjut dengan lancar. Para investor dan pelaku industri memantau setiap pembaruan dengan cermat, karena penundaan dalam proses legislatif dapat dengan cepat mengubah sentimen kembali.
Pos CLARITY Act: Bisakah Para Pembuat Undang-Undang Menyelesaikan RUU Kripto pada Mei? muncul pertama kali di The Coin Republic.


