Penulis: Zhang Yaqi, Wall Street Horizon
Pengambilalihan portofolio saham publik oleh Citadel dari hedge fund Situational Awareness secara luas dianggap sebagai langkah kunci untuk menahan penurunan saham AI saat ini. Transaksi ini menghilangkan salah satu penjual yang terpaksa, memberikan dukungan kembali pada sektor semikonduktor yang sedang jatuh bebas.
Citadel, milik Ken Griffin, membeli portofolio saham publik senilai sekitar $16 miliar yang dipegang oleh Situational Awareness dengan diskon lebih dari 10% pada hari Kamis. Beberapa peserta pasar percaya bahwa transaksi ini mencegah dana tersebut menjual besar-besaran posisi AI-nya, sehingga menghindari panic selling lebih lanjut. Setelah berita transaksi ini terkonfirmasi, saham teknologi AS mencatat kenaikan harian terbesar dalam hampir empat bulan, sementara pasar saham Korea yang padat chip rebound hingga 18% pada hari Jumat.
Pembalikan pasar yang cepat bukan semata-mata disebabkan oleh "pelepasan posisi" dari Situational Awareness. Para investor dan analis juga menunjukkan bahwa laporan keuangan kuat yang dirilis Microsoft pada hari Rabu turut membantu meredakan kekhawatiran mengenai apakah investasi raksasa teknologi dalam AI berkelanjutan. Namun, kesulitan Situational Awareness memberikan para investor "narasi yang disambut baik" untuk menjelaskan akar tekanan berkelanjutan pada saham chip.
Kasus tiga minggu: Siapa yang mendorong penurunan putaran kedua?
Situational Awareness didirikan oleh Leopold Aschenbrenner, dengan dana utama berfokus pada perusahaan semikonduktor dan infrastruktur AI yang memimpin pasar AI di Wall Street pada paruh pertama tahun 2026. Pada periode ini, pemasok infrastruktur AI, seperti produsen chip, mengambil estafet kepemimpinan pasar dari "raksasa cloud" teknologi besar.
Namun, arah perdagangan ini telah menjadi sangat padat. Survei Bank Amerika pada Juli menunjukkan bahwa 82% responden menjadikan "long global semikonduktor" sebagai perdagangan paling padat di dunia. Indeks Semikonduktor Philadelphia telah berlipat ganda dari awal tahun hingga puncaknya pada akhir Juni, kemudian koreksi hampir 20%; indeks Nasdaq yang terdiri dari saham semikonduktor global telah kehilangan kapitalisasi pasar sebesar 3 triliun dolar AS pada titik terendah minggu ini.
Kesadaran situasional, dikombinasikan dengan posisi konsentrasi dan pembiayaan margin, membuatnya sangat rentan ketika arah pasar berubah drastis pada Juli. Saham-saham unggulan dana seperti Sandisk dan CoreWeave sempat anjlok hingga mendekati 60%, dan ekspektasi pasar bahwa dana tersebut mungkin terpaksa menjual dalam jumlah besar kemungkinan besar memperparah penurunan tersebut.
"Jika seorang pemain besar dengan leverage tinggi mulai dipaksa menutup posisinya, sebagian peserta pasar akan tahu lebih awal," kata Mike Zigmont, Co-Head of Trading di Visdom Investment Group, "mereka akan menjual lebih dulu untuk mendapatkan keuntungan."
HSBC Chief Multi-Asset Strategist Max Kettner mengatakan bahwa kesulitan Situational Awareness memberi pasar sebuah "narasi" untuk menjelaskan penurunan berkelanjutan saham momentum selama tiga minggu terakhir:
Kami bingung selama tiga minggu, tidak tahu siapa yang mendorong fase kedua penurunan ini. Sekarang kami telah menemukan jawabannya, dan bisa melanjutkan ke depan.
Citadel bertindak, "penjual yang diketahui" mundur
Dampak langsung dari pengambilalihan oleh Citadel terasa segera. Saham-saham yang sebelumnya dipegang secara besar-besaran oleh Situational Awareness memimpin pemulihan—perusahaan infrastruktur AI Belanda Nebius memulai pemulihan lebih dari 30% dari titik terendah Rabu, dana ini memegang 5,6% sahamnya hingga Mei; perusahaan energi Bloom Energy naik hingga 40% pada periode yang sama, sebelumnya Situational Awareness memegang sekitar 2% sahamnya.
Charles-Henry Monchau, Chief Investment Officer dari bank Syz Swiss, mengatakan: "Menghapus seorang penjual paksa yang sudah diketahui pada dasarnya merupakan hal yang positif."
Struktur transaksi ini juga menarik perhatian. Menurut sumber yang mengetahui hal ini, Citadel membeli portofolio saham tersebut dengan diskon lebih dari 10%. Bagi Citadel, ini merupakan peluang untuk berinvestasi saat harga rendah sekaligus berperan dalam menstabilkan pasar.
Kekhawatiran Belum Hilang: Pertanyaan tentang Leverage dan Valuasi AI
Meskipun sentimen pasar menunjukkan perbaikan yang jelas, sebagian analis tetap berhati-hati terhadap kelangsungan pemulihan ini.
Kepala Strategi Makro Academy Securities, Peter Tchir, memperingatkan: "Mengeluarkan penjual itu memang membantu, tetapi ada terlalu banyak dana di bidang ini yang menggunakan leverage. Saya percaya dalam dua minggu ke depan kita akan kembali melihat tekanan penjualan."
Dia lebih lanjut menunjukkan bahwa pasar menghadapi masalah struktural:
Kami naik lebih tinggi dari seharusnya, dan turun lebih dalam juga... Pertanyaan tentang apakah pengeluaran AI masuk akal tidak akan hilang.
Sementara itu, kekhawatiran bahwa kenaikan berkelanjutan imbal hasil obligasi pemerintah AS akan semakin menekan saham teknologi dengan valuasi tinggi belum sepenuhnya teratasi. Tindakan Citadel mungkin telah menghilangkan "pemicu" paling langsung dari gejolak saham AI ini, tetapi tekanan struktural yang menggantung di atas pasar masih perlu diuji oleh waktu.
