
Wawasan Utama:
- Saham Circle memimpin ekuitas kripto 2026, didukung oleh peningkatan pasokan USDC.
- Waktu penerapan CLARITY Act tetap menjadi faktor penentu dalam persaingan stablecoin.
- Coinbase melacak volume lebih dari suku bunga, memperlebar dispersi ekuitas.
Saham Circle memimpin pasar saham yang terkait kripto pada 2026. Saham ini ditutup pada Jumat dengan kapitalisasi pasar sebesar $25,7 miliar, setelah kenaikan sekitar 30% sepanjang tahun ini. Saham Coinbase tertinggal, turun sekitar 10% sepanjang tahun ini.
Investor sekarang memisahkan nama-nama ini berdasarkan pendorong pendapatan, bukan label "crypto". Circle menghubungkan hasilnya dengan adopsi stablecoin dan imbal hasil Treasury jangka pendek. Coinbase masih bergantung pada volume perdagangan, ditambah lini baru seperti Base dan staking. Perbedaan ini mengubah cara institusi menyatakan stablecoins, treasury bitcoin, atau beta crypto luas.
Saham Circle Melonjak Seiring Pertumbuhan Pasokan USDC Meskipun Imbal Hasil Lebih Rendah
Saham Circle berperilaku seperti taruhan bersifat leverage terhadap cadangan USDC dan suku bunga front-end. Pasokan USDC naik 3,7% sejak awal tahun dan lebih dari 30% dalam 12 bulan. Pertumbuhan ini memperluas basis cadangan meskipun imbal hasil menurun. Lebih banyak koin yang beredar dapat mengimbangi pendapatan yang lebih rendah per dolar cadangan.
Circle mengeluarkan USDC dan EURC, lalu menginvestasikan cadangannya terutama pada aset pemerintah jangka pendek. Model ini berskala ketika bursa dan aplikasi fintech memperdalam integrasi. Circle mulai perdagangan di NYSE pada 5 Juni 2025, dengan ticker CRCL, setelah menetapkan harga IPO pada 4 Juni.
CRCL telah diperdagangkan dalam rentang sempit sejak Maret. Data terbaru menunjukkan harga berada di dekat $106 pada penutupan 20 April. Sesi-sesi terbaru juga mencatat titik terendah di kisaran $90-an dan titik tertinggi di atas $106.
Penundaan Undang-Undang CLARITY Membuat Saham Circle Menjadi Sorotan
Saham Circle juga bereaksi terhadap jadwal Washington. CLARITY Act bertujuan untuk membagi pengawasan antara SEC dan CFTC. Laporan terbaru menyebut Senator Thom Tillis meminta Ketua Komite Perbankan Senat Tim Scott untuk menunda penyusunan komite hingga Mei. Para negosiator masih membahas aturan yang terkait dengan imbal hasil stablecoin dan produk konsumen terkait.
Keterlambatan penting karena seperangkat aturan federal yang stabil dapat memperluas permintaan di kalangan institusi. Hal ini juga dapat menarik entitas baru dengan neraca perbankan. Tim Scott sebelumnya telah menunda penyesuaian struktur pasar sambil negosiasi berlanjut. Pedagang kini memantau kalender komite berikutnya bersama dengan arus mingguan USDC.
Circle memiliki keunggulan distribusi, tetapi bank bisa menguji hal ini. Jika bank-bank besar mengeluarkan token dolar yang diatur secara massal, Circle bisa menghadapi spread yang lebih ketat dan multiplikator lebih rendah. Keunggulan kompetitif berpindah dari “bisakah Anda mengeluarkan” menjadi “bisakah Anda mendistribusikan,” di seluruh dompet, saluran merchant, dan kas perusahaan.
Circle juga mengandalkan Coinbase untuk sebagian penting distribusi USDC. Tautan ini menghubungkan ekonomi Circle dengan pilihan produk Coinbase. Coinbase dapat mengarahkan permintaan melalui likuiditas bursa, dompet, dan rel penyelesaian Base. Coinbase juga mengendalikan ekonomi bunga pada saldo yang dipegangnya, yang membentuk pembagian nilai di seluruh kemitraan.
Circle Stock vs Saham Coinbase Menyoroti Dispersi Ekuitas Kripto
Saham Circle kini diperdagangkan sebagai teori adopsi stablecoin di pasar publik. Coinbase diperdagangkan lebih dekat ke bisnis transaksi dengan opsi infrastruktur. Sementara itu, Strategy melacak harga spot bitcoin melalui kepemilikan kasnya. Perpecahan ini memungkinkan alokator memilih eksposur dengan lebih presisi daripada saham proxy tunggal.
Saham Coinbase bergerak di sekitar area $200 pada perdagangan akhir April, setelah volatilitas terbaru. Data pasar menunjukkan saham tersebut mendekati $205 selama sesi 21 April. Berita kebijakan masih dapat menggerakkannya dengan cepat, karena trader memperhitungkan kejelasan aturan yang lebih cepat dan volume yang lebih tinggi.

Beberapa investor juga memantau produk ekuitas tertokenisasi di rantai yang mencerminkan saham publik. CoinGecko menyediakan kategori saham tertokenisasi yang mencakup representasi yang terkait dengan Circle dan Strategy. Niche ini tetap kecil, tetapi dapat memperkuat arus narasi ketika likuiditas menipis.
Analis pasar menyebut pola inverted head-and-shoulders dan kemungkinan fase kedua Elliott Wave. CRCL berada di atas EMA 100-harinya pada grafik harian, dengan RSI tetap di atas 50, sementara sinyal momentum berubah campuran.
Pos Circle Stock Naik karena Pertumbuhan USDC Sementara Coinbase Mendingin pada 2026 muncul pertama kali di The Coin Republic.

