Circle menandatangani MOU dengan Kakao dan Toss untuk mengeksplorasi pembayaran yang terkait USDC dan Won di Korea Selatan

iconChainGPT
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Circle telah menandatangani MOU dengan Kakao Group dan Viva Republica, induk perusahaan Toss, untuk mengeksplorasi aset digital yang terkait USDC dan KRW di Korea Selatan. Kesepakatan ini mencakup pembayaran, penyelesaian, dompet, dan layanan ter-tokenisasi, dengan fokus pada kepatuhan dan keselarasan regulasi. Kedua perjanjian tetap bersifat eksploratori, tanpa model penerbitan atau jadwal yang dikonfirmasi untuk stablecoin yang terikat won. Inisiatif ini mendukung integrasi yang lebih dalam blockchain ke dalam keuangan tradisional, bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan pasar kripto. Kemitraan ini juga mempertimbangkan persyaratan CFT (Pemberantasan Pendanaan Terorisme) seiring Korea membangun kerangka hukum stablecoin-nya.

Circle memperdalam keterlibatannya dalam ekosistem pembayaran Korea Selatan melalui dua MOU baru, menyelaraskan infrastruktur USDC-nya dengan Kakao Group dan perusahaan fintech besar Toss untuk mengeksplorasi stablecoin yang terkait dengan won, penyelesaian blockchain, dan pembayaran aset digital. Apa yang diumumkan - Circle menandatangani memorandum kesepahaman terpisah dengan Kakao Group (termasuk Kakao Pay dan Kakao Bank) serta Viva Republica (operator Toss) bersama Toss Bank. Kemitraan ini akan mengevaluasi kasus penggunaan USDC dan aset digital yang berdenominasi won dalam pembayaran, penyelesaian, dompet digital, dan layanan keuangan ter-tokenisasi. - Kedua MOU bersifat eksploratif: tidak ada tanggal peluncuran, tidak ada model penerbitan yang dikonfirmasi untuk stablecoin KRW, dan setiap peluncuran komersial akan bergantung pada desain produk dan persetujuan regulasi di Korea. Apa yang akan diteliti mitra - Kakao + Circle: Tim akan menilai jalur pembayaran dan penyelesaian yang lebih cepat, remitansi lintas batas, penyelesaian merchant, serta keterkaitan antara jaringan blockchain dan sistem keuangan mapan Korea. Kakao menyatakan kolaborasi ini akan menggabungkan jangkauan platform KakaoTalk, pembayaran Kakao Pay, dan kemampuan perbankan Kakao Bank dengan stack blockchain Circle. CEO Kakao Pay Shin Won-keun—yang memimpin gugus tugas stablecoin grup tersebut—mengatakan mitra bertujuan untuk “secara proaktif mempersiapkan ekosistem aset digital Korea bersama Circle.” Eksekutif Circle bertemu perwakilan Kakao di Pangyo pada 22 Juli sebelum pengumuman. - Toss + Circle: Toss dan Toss Bank akan mengeksplorasi dompet berbasis blockchain, alat pembayaran biometrik, produk keuangan yang terkait USDC, pembayaran on-chain yang dapat diprogram, serta keterkaitan teknis yang diperlukan untuk menghubungkan infrastruktur stablecoin ke rekening bank tradisional dan jaringan fiat. Pihak-pihak tersebut juga akan meninjau persyaratan kepatuhan, manajemen risiko, keamanan, dan anti-pencucian uang seiring perkembangan aturan Korea. Bagaimana Circle memposisikan USDC Circle tidak mengumumkan stablecoin berdenominasi KRW dengan mitra mana pun. Sebaliknya, Circle mempromosikan USDC dan infrastruktur pembayaran/penyelesaiannya sebagai jembatan yang dapat berinteroperasi dengan token berbasis won di masa depan dan jalur pembayaran global. CEO Circle Jeremy Allaire telah aktif di Seoul tahun ini—bertemu dengan bank, bursa, dan perusahaan pembayaran Korea pada bulan April—dan perusahaan menyelenggarakan acara Current Seoul untuk mengumpulkan pemain industri terkait regulasi aset digital dan pembayaran. Chief Commercial Officer Circle Kash Rajaghi mengatakan Korea memiliki “dasar yang kuat untuk inovasi keuangan.” Latar belakang regulasi dan konteks lebih luas Pembuat kebijakan Korea Selatan sedang menyusun kerangka hukum yang lebih luas untuk stablecoin dan produk keuangan ter-tokenisasi, dan kelompok-kelompok lokal utama telah bersiap untuk pasar stablecoin won. Kakao Bank dan Kakao Pay sebelumnya telah mengeksplorasi aset digital yang terkait KRW, sementara Toss telah menjajaki arsitektur blockchain sendiri dan potensi token saat memposisikan diri untuk masa depan stablecoin. MOU Circle mengikuti bulan-bulan upaya pendekatan di pasar dan mencerminkan pendekatan berbasis infrastruktur yang sama seperti di wilayah Asia lainnya—seperti uji coba USDC dengan JCB Jepang untuk transfer perbendaharaan perusahaan dan pembayaran merchant. Intinya Perjanjian ini menciptakan tempat uji coba untuk model bisnis, integrasi teknis, dan kepatuhan regulasi—namun tetap bersifat eksploratif. MOU ini meletakkan dasar bagaimana USDC dan aset digital berbasis won mungkin dapat hidup berdampingan di dalam dua ekosistem keuangan konsumen terbesar Korea, sementara produk konsumen langsung akan bergantung pada pilihan produk akhir dan persetujuan regulasi.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.