Ekonom Circle Berpendapat Keuangan Digital Memperkuat Dominasi Dolar

iconCryptoBriefing
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Berita aset digital menyoroti laporan baru oleh Gordon Liao, Eswar Prasad, dan Tony Zhang dari Circle, yang menyatakan bahwa stablecoin yang didukung dolar dan tokenisasi memperkuat peran global dolar AS. Dolar menyumbang 59% dari pembayaran lintas batas di luar wilayah euro, dan 98% stablecoin berdasarkan nilai dinyatakan dalam dolar. USDC dan USDT mendominasi pasar, dengan USDC saja yang memproses lebih dari $10 triliun dalam transaksi seumur hidup. Berita tentang digital collectibles tetap terpisah, tetapi laporan ini menunjukkan bagaimana aset digital terus mendukung sistem keuangan tradisional.

Kebiasaan konvensional mengenai de-dollarisasi kurang lebih begini: pembayaran lintas batas yang lebih cepat dan lebih murah berarti dunia kurang membutuhkan dolar. Sebuah makalah yang diterbitkan oleh Federal Reserve Kansas City membalikkan argumen ini sepenuhnya.

Gordon Liao dari Circle, ekonom Cornell Eswar Prasad, dan ekonom Tony Zhang bersama-sama menulis makalah yang berargumen bahwa inovasi keuangan seperti stablecoin yang didukung dolar dan tokenisasi lebih mungkin memperkuat peran global dolar daripada melemahkannya.

Angka-angka di balik argumen tersebut

Porsi dolar terhadap cadangan valuta asing global telah menurun selama seperempat abad terakhir, turun dari sekitar 72% pada tahun 2000 menjadi 57% pada kuartal pertama 2026. Penurunan ini nyata, dan memicu arus komentar berkelanjutan tentang de-dollarisasi.

Namun, makalah tersebut menunjukkan metrik yang berbeda: pembayaran lintas batas. Dolar masih menyumbang sekitar 59% dari transaksi di luar wilayah euro, angka yang tetap sangat stabil meskipun cadangan telah menurun.

Iklan

Pasar stablecoin membuat argumen ini lebih konkret. Lebih dari 98% stablecoin berdasarkan nilai dinyatakan dalam dolar, dengan USDC dan USDT memimpin pasar. Ketika pengguna global menginginkan aset digital yang mempertahankan nilainya dan bergerak cepat lintas batas, mereka sebagian besar memilih sesuatu yang diikat ke dolar, bukan euro atau yuan.

USDC saja telah memproses lebih dari $10 triliun dalam transaksi seumur hidup, dan koin ini mewakili sekitar 80% dari aktivitas stablecoin dolar on-chain pada awal 2026.

CEO Circle, Jeremy Allaire, telah menyampaikan argumen ini secara publik, menggambarkan kerangka stablecoin yang diatur sebagai mekanisme untuk memperluas jangkauan dolar pada saat keuangan digital berkembang paling cepat di pasar yang hampir tidak tersentuh oleh perbankan AS tradisional.

Mengapa stablecoin bisa menjadi angin surut bagi Treasury

Berikut adalah logika struktural yang dijelaskan dalam makalah tersebut. Penerbit stablecoin memegang cadangan, dan cadangan tersebut sebagian besar ditempatkan dalam Surat Berharga AS jangka pendek dan setara kas. Seiring pertumbuhan pasar stablecoin, maka jumlah modal yang harus mengalir ke instrumen utang berdenominasi dolar juga meningkat.

Para penulis memproyeksikan bahwa cadangan stablecoin pada akhirnya bisa mencapai triliunan dalam nilai total. Pada skala itu, dampak permintaan terhadap pasar Treasury menjadi signifikan, bukan sekadar kesalahan pembulatan.

Anggota dewan ECB, Isabel Schnabel, mengakui versi dinamika ini dari sisi lain Atlantik. Menurut pandangannya, meningkatnya adopsi stablecoin dapat memperkuat dominasi dolar melalui efek jaringan, logika self-reinforcing yang sama yang membuat satu platform tetap dominan bahkan setelah pesaing muncul.

Apa artinya ini bagi lanskap kompetitif

Tidak ada pesaing dolar yang kredibel yang muncul di pasar stablecoin. Stablecoin yang berdenominasi euro ada, tetapi hanya mewakili sebagian kecil dari total pasokan. Mata uang digital bank sentral dari yurisdiksi non-dolar berada di berbagai tahap pengembangan, tetapi belum ada yang menarik penggunaan lintas batas yang memungkinkannya menantang posisi jaringan dolar dalam pembayaran digital.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.