Perusahaan VC Tiongkok Berlomba Mengumpulkan Dana Baru Senilai $350 Miliar Setelah Tiga Tahun Resesi

iconChaincatcher
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Perusahaan modal ventura Tiongkok mempercepat penggalangan dana untuk dana-dana baru setelah tiga tahun aktivitas rendah, dengan lebih dari 60 dana dolar yang bertujuan mengumpulkan $350 miliar. Sentimen investor berubah seiring perusahaan teknologi seperti Zhipu dan MiniMax mencatat IPO yang kuat. Kemajuan di bidang AI dan robotika menarik perhatian, dengan sebagian pihak memandang sektor AI Tiongkok sebagai lindung nilai terhadap spekulasi pasar AS. Meskipun ada minat yang kembali, pemulihan ini tetap selektif, bukan ledakan penuh. Data Preqin menunjukkan penurunan tajam dalam aktivitas dana dari 2022 hingga 2025. Modal dari Eropa dan Timur Tengah semakin terlibat, sementara investor AS tetap berhati-hati. Di pasar yang kompetitif ini, investor mendorong hak co-investasi yang lebih besar dan komitmen manajer yang lebih tinggi. Altcoin yang perlu diawasi dapat mendapat manfaat karena modal ventura membanjiri sektor-sektor seperti AI.

ChainCatcher melaporkan, menurut laporan Financial Times, setelah mengalami tiga tahun masa lesu rekam, lembaga modal ventura Tiongkok sedang mempercepat penggalangan dana untuk dana-dana baru, berupaya memanfaatkan kembali minat investor terhadap sektor teknologi Tiongkok. Menurut data Asante Capital, saat ini setidaknya 60 dana dolar baru berencana mengumpulkan total sekitar $35 miliar, dengan sekitar 40 di antaranya merupakan dana modal ventura. HSG, IDG Capital, Matrix Partners China, dan Ming Shi Capital sedang mempromosikan dana baru atau bersiap untuk memulai penggalangan dana, sementara ZhenFund dan Qiming Venture Partners baru-baru ini menyelesaikan penggalangan dananya. Keberhasilan perusahaan teknologi seperti Zhipu dan MiniMax dalam go public, serta kemajuan di bidang Yue Zhi An Mian, DeepSeek, dan robotika, mendorong kembali perhatian investor terhadap teknologi Tiongkok. Sebagian investor memandang alokasi ke AI Tiongkok sebagai cara untuk mengimbangi risiko investasi di pasar Amerika, karena perusahaan Tiongkok bersaing ketat dalam biaya dan menawarkan layanan model dengan harga lebih rendah. Namun, para ahli pasar menyatakan bahwa ini tidak berarti modal ventura Tiongkok telah kembali ke masa kejayaannya, melainkan hanya merupakan pemulihan selektif dalam penggalangan dolar setelah tiga tahun rendah. Data Preqin menunjukkan bahwa pada 2022, sebanyak 1.105 dana terkait Tiongkok mengumpulkan $150 miliar, sementara pada 2025 hanya 97 dana yang mengumpulkan $13,6 miliar. Saat ini, sebagian besar investor besar Amerika masih menunggu karena pembatasan investasi pada teknologi sensitif, sementara dana Eropa dan Timur Tengah menunjukkan minat yang lebih kuat. Investor dalam “pasar pembeli” saat ini sedang berusaha mendapatkan hak co-investasi yang lebih banyak serta menuntut manajer dana untuk menanamkan lebih banyak modal pribadi. Sementara itu, sejumlah besar dana bersaing untuk proyek-proyek dengan keyakinan tinggi yang terbatas, terutama yang berfokus pada bidang AI.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.