Otoritas Tiongkok Menyelidiki Pejabat CBDC atas Suap Ethereum dan Properti yang Didanai Kripto

iconCryptofrontnews
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Otoritas Tiongkok sedang menyelidiki Yao Qian, mantan pejabat CBDC, terkait korupsi berhubungan dengan berita Ethereum. Yao diduga menerima 2.000 ETH pada 2018 untuk membantu sebuah ICO, yang kemudian menyebabkan ia dikeluarkan dari Partai Komunis. Penyelidik menemukan transaksi terkait berita ekosistem Ethereum yang digunakan untuk membeli vila di Beijing melalui akun perusahaan kosong dan dompet perangkat keras. Kasus ini menyoroti pemeriksaan terus-menerus terhadap aset kripto di Tiongkok.
  • Yao Qian menggunakan dompet perangkat keras dan akun shell untuk menyembunyikan suap kripto, tetapi catatan blockchain memungkinkan penyelidik melacak dana.
  • Otoritas menghubungkan transfer ETH dengan pembelian properti, termasuk sebuah vila di Beijing yang didanai melalui hasil pertukaran kripto.
  • Sebuah kasus ICO menunjukkan Yao menerima 2,000 ETH untuk keistimewaan, yang mengarah pada pemecatan dari Partai dan penuntutan pidana.

Sebuah penyelidikan di Tiongkok telah terungkap rincian kasus korupsi yang melibatkan Yao Qian, mantan pengawas senior. Penyelidikan memeriksa dugaan terkait suap kriptocurrency dan penyalahgunaan wewenang. Yao, mantan pejabat mata uang digital, kini menghadapi penuntutan setelah penyelidikan multi-lembaga.

Rincian Dokumenter tentang Metode Korupsi Berbasis Kripto

Pada 14 Januari, televisi pemerintah Tiongkok menayangkan episode keempat "Jangan Pernah Berhenti, Jangan Pernah Mundur." Episode tersebut berfokus pada kasus korupsi yang didukung teknologi. Episode itu menyoroti bagaimana pejabat menggunakan cryptocurrency untuk menyembunyikan pembayaran ilegal.

Menurut dokumenter tersebut, penyelidik menyita beberapa perangkat keras dompet selama penyelidikan. Perangkat ini menyimpan kriptocurrency dihargai puluhan juta yuan. Pejabat mengatakan aset tersebut tampak kecil tetapi menyimpan kekayaan digital yang signifikan.

Yao Qian muncul dalam program tersebut dan mengakui kesadaran akan kesalahan. Ia mengatakan ia percaya metode digital akan mempersulit penemuan bukti. Penyelidik menyanggah bahwa catatan blockchain tetap dapat dilacak.

Transfer Ethereum dan Akun Shell

Otoritas menempatkan Yao Qian di bawah investigasi pada April 2024. Tim penyelidik terdiri dari Komisi Pusat untuk Disiplin dan pengawas lokal di Guangdong. Penyelidik memeriksa latar belakang mata uang digital Yao karena keterlibatannya yang lama di sektor tersebut.

Pejabat menemukan dompet perangkat keras di laci kantor Yao. Mereka juga mengidentifikasi rekening bank kosong yang dikendalikan oleh Yao. Satu transfer 10 juta yuan dilacak kembali ke sebuah pertukaran mata uang kripto akun.

Penyelidik menghubungkan dana-dana tersebut dengan pembelian properti di Beijing. Vila itu berharga lebih dari 20 juta yuan dan menggunakan dana dari rekening semu. Transfer tambahan sebesar total 12 juta yuan kemudian muncul.

ICO Suap Terkait dengan Peningkatan Token 20.000 ETH

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap keterlibatan pengusaha Wang dan perantara Jiang Guoqing. Jiang bertindak sebagai bawahan Yao dan membantu beberapa transaksi. Ia membantu mengalihkan transfer kriptocurrency melalui alamat dompet perantara.

Pada tahun 2018, Jiang menghubungkan Yao dengan seorang pengusaha yang berkecimpung dalam bisnis bernama Zhang. Yao kemudian membantu dalam penerbitan token dan daftar pertukaran. Proyek tersebut mengumpulkan 20.000 Ethereum melalui ICO.

Zhang kemudian mentransfer 2.000 Ethereum ke Yao sebagai pembayaran. Penyelidik melacak 370 Ethereum yang dijual pada tahun 2021 seharga kira-kira 10 juta yuan. Yao mengakui pelanggaran setelah analisis blockchain mengkonfirmasi rantai transaksi.

Otoritas membuang Yao dari Partai Komunis pada November 2024. Mereka memecatnya dari jabatan publik dan menyerahkan kasus tersebut untuk penuntutan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.