Obligasi Dalam Negeri China Vanke Anjlok 22,5% Setelah Permintaan Penundaan Pembayaran

iconBpaynews
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy

Seperti yang dilaporkan oleh Bpaynews, obligasi yuan domestik China Vanke tahun 2027 anjlok 22,5% pada pembukaan menjadi 31 per 100 dari nilai nominal pada 28 November, memicu penghentian perdagangan otomatis di Shenzhen. Penjualan besar-besaran ini terjadi setelah permintaan pertama Vanke untuk menunda pembayaran obligasi domestik, yang menunjukkan likuiditas yang memburuk dan kepercayaan yang menurun di sektor real estat. Tiga obligasi domestik lainnya juga ditangguhkan. Langkah ini menyoroti tekanan yang lebih luas di pasar kredit properti China dan meningkatkan kekhawatiran akan dampak penularan ke yuan dan aset berisiko.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.