
- Tiongkok menyalurkan 1,85 triliun yuan ke pasar melalui operasi bank sentral.
- Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan mendukung pemulihan ekonomi.
- Pasar global mungkin mendapat manfaat dari aliran modal yang meningkat.
Peningkatan Likuiditas Tiongkok Memicu Optimisme Pasar
Dalam langkah berani untuk merangsang perekonomiannya yang melambat, bank sentral Tiongkok telah menyuntikkan jumlah yang luar biasa besar 1,85 triliun yen ($260 miliar+) likuiditas ke dalam sistem keuangan minggu ini. Pengumuman tersebut memicu gelombang optimisme di pasar domestik dan global.
Injeksi uang tunai besar-besaran ini datang melalui perjanjian reverse repurchase dan fasilitas pinjaman jangka menengah, memungkinkan bank mengakses pendanaan jangka pendek dan mendorong pemberian kredit kepada bisnis dan konsumen. Strategi ini bertujuan untuk menstabilkan perekonomian Tiongkok, yang menghadapi hambatan dari sektor properti yang lemah, kekhawatiran deflasi, dan permintaan konsumen yang lemah.
Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) dengan jelas memberikan sinyal niatnya: mendukung pertumbuhan, mempertahankan stabilitas pasar, dan memulihkan kepercayaan investor.
Mengapa Ini Penting di Luar Tiongkok
Meskipun langkah tersebut ditujukan untuk pemulihan ekonomi internal, efeknya menyebar secara global. China tetap menjadi pemain utama dalam perdagangan internasional, dan tindakan moneter mereka sering mempengaruhi sentimen di pasar saham, komoditas, dan kripto.
Berikut alasan mengapa suntikan ini penting bagi investor di seluruh dunia:
- Peningkatan Nafsu Risiko: Injeksi likuiditas mengurangi tekanan kredit dan dapat mendorong permintaan terhadap aset berisiko seperti saham dan kriptocurrency.
- Permintaan Komoditas: Ekonomi Tiongkok yang lebih cair bisa berarti permintaan yang lebih kuat untuk bahan mentah, menguntungkan negara-negara pengekspor.
- Angin Bawah Aset Kripto: Dalam siklus masa lalu, upaya stimulus Tiongkok secara tidak langsung mendukung sentimen kripto yang bullish karena likuiditas global membaik.
Investor kripto, khususnya, sering memandang pergeseran likuiditas makro seperti ini sebagai bahan bakar untuk potensi aksi unjuk rasa — terutama ketika dikombinasikan dengan sinyal dovish dari perekonomian utama lainnya.
Langkah Selanjutnya Tiongkok Akan Menjadi Kunci
Sementara pergerakan ¥1,85T minggu ini signifikan, pasar akan mengamati dengan cermat apakah Tiongkok mempertahankan tingkat dukungan ini. Saat ini, itu jelas sinyal bullish — bukan hanya untuk pasar lokal, tetapi juga untuk lanskap investasi global.
Baca Juga:
- Tiongkok Menyuntikkan Cairan ¥1,85T — Pasar Beralih ke Bearish
- Apakah Bitcoin Bisa Kembali ke Tanda Milik $100K pada Tahun 2026?
- Bitmine Membeli $65 Juta dalam ETH di Tengah Momentum Pasar
- Satu Tahun $TRUMP: Koin Meme yang Mengguncang Kripto
- ZKP Menunjukkan Momentum yang Semakin Kuat dengan Proyeksi ROI 100x: Apakah Ini Kripto Terbaik yang Harus Dibeli pada Tahun 2026?
Postingan Tiongkok Menyuntikkan Cairan ¥1,85T — Pasar Beralih ke Bearish muncul pertama kali pada CoinoMedia.
