Tiongkok Memperluas Penindasan Kripto ke Stablecoin dan Tokenisasi Aset

iconCoinDesk
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Kampanye penegakan regulasi Tiongkok terhadap pasar kripto memburuk pada 6 Februari 2026, ketika delapan lembaga nasional melarang penerbitan stablecoin dan tokenisasi aset. Pemberitahuan yang dipimpin oleh Bank Rakyat Tiongkok dan CSRC, mengulangi larangan penuh negara atas perdagangan kripto dan melarang entitas domestik untuk meluncurkan mata uang digital di luar negeri tanpa persetujuan. Perusahaan dan individu asing yang menawarkan layanan semacam ini di Tiongkok juga menghadapi pengawasan yang ketat. Langkah ini menargetkan stablecoin karena potensi dampaknya terhadap likuiditas dan pasar kripto.

Regulator Tiongkok telah memperluas penindasan mereka terhadap aktivitas kripto, menerapkan pengawasan ketat terhadap tokenisasi dan penerbitan stablecoin dalam sebuah Pemberitahuan Jumat.

"Pada akhir-akhir ini, dipengaruhi oleh berbagai faktor, aktivitas spekulatif terkait mata uang virtual dan tokenisasi aset dunia nyata terjadi secara sering, menciptakan tantangan dan situasi baru bagi pencegahan dan pengendalian risiko," kata pemberitahuan yang dikeluarkan bersama oleh delapan organisasi nasional termasuk Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) dan Komisi Pengawas Sekuritas Tiongkok (CSRC).

Pemberitahuan tersebut mengulangi larangan umum China terhadap kripto, menyatakan bahwa perdagangan, penerbitan atau memperlancar transaksi yang melibatkan mata uang digital seperti bitcoin BTC$65.998,81, eter ETH$1.926,58, atau stablecoin seperti USDT dari Tether USDT$0,9991 adalah ilegal.

Larangan ini berlaku juga bagi entitas dan individu asing yang menawarkan layanan tersebut di dalam Tiongkok. Ini juga melarang entitas domestik untuk menerbitkan mata uang digital di luar negeri tanpa persetujuan regulator.

Pemberitahuan tersebut menyoroti stablecoin—kriptocurrency yang dihubungkan dengan mata uang fiat—untuk pengawasan khusus. Otoritas berargumen bahwa stablecoin mereplikasi fungsi utama uang negara dan dengan demikian mengancam kontrol moneter.

Aturan baru ini menegaskan bahwa tidak ada entitas, baik Tiongkok maupun asing, yang boleh menerbitkan stablecoin yang terkait dengan yuan di luar negeri tanpa persetujuan pemerintah. Hal itu termasuk cabang perusahaan domestik di luar negeri.

Aturan juga memperketat kontrol terhadap tokenisasi, tren yang berkembang pesat dalam mengubah kepemilikan aset dunia nyata seperti saham, properti, atau dana menjadi token digital.

Perusahaan Tiongkok yang ingin menokenisasi aset di luar negeri sekarang harus memperoleh persetujuan atau melaporkan diri kepada regulator, dan mitra keuangan serta teknologi mereka diwajibkan memenuhi standar kepatuhan yang ditingkatkan, kata pemberitahuan tersebut.

Pemberantasan Tiongkok terhadap kriptocurrency dan aktivitas terkait telah menjadi hal yang umum dalam beberapa tahun terakhir. Aturan baru ini memperkuat kebijakan otoritas Tiongkok pada 2021 yang menyatakan bahwa semua aktivitas bisnis terkait kripto adalah ilegal dan melarang pertambangan kripto, yang sering disebut sebagai "larangan Tiongkok." Pada 2017, otoritas melarang penawaran koin awal (Initial Coin Offerings/ICOs), menilainya sebagai penggalangan dana ilegal dan penipuan keuangan, serta memerintahkan bursa kripto domestik untuk menutup operasi perdagangan fiat-ke-kripto.

Baca lebih lanjut: Tiongkok Tidak Pernah Benar-Benar Melarang Kripto

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.