Chicago Business Barometer, yang lebih dikenal sebagai Chicago PMI, mencapai 57,6 untuk Juli, melebihi perkiraan konsensus sekitar 56 dan sedikit melampaui angka Juni sebesar 56,7. Bagi siapa pun yang mengikuti perkembangan di rumah, itu adalah tiga bulan berturut-turut di atas garis 50 yang memisahkan ekspansi dari kontraksi.
Sebelum Chicago PMI melewati angka 50, indeks ini telah menghabiskan lebih dari 25 bulan berturut-turut di wilayah kontraksi. Kemudian indeks tidak hanya pulih, tetapi melonjak ke 62,7 pada Mei, level tertinggi dalam beberapa tahun yang mengejutkan sebagian besar ekonom. Juni melihat penarikan kembali ke 56,7, yang tetap melebihi perkiraan di kisaran 55,1 hingga 55,7. Sekarang, angka Juli sebesar 57,6 menunjukkan bahwa lonjakan Mei bukanlah kebetulan, melainkan awal dari tren nyata.
Chicago PMI diproduksi oleh ISM Chicago bekerja sama dengan MNI, dan berfungsi sebagai indikator terkemuka untuk PMI Manufaktur ISM nasional. Ketika angka Chicago bergerak, data nasional cenderung mengikuti.
Pemulihan ini terutama mencolok mengingat tantangan yang dihadapi sektor manufaktur. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah telah menjaga harga energi tetap tinggi, yang biasanya mempersempit margin manufaktur. Fakta bahwa ekspansi tetap bertahan meskipun tekanan tersebut menunjukkan bahwa permintaan dasar cukup kuat untuk menyerap biaya input yang lebih tinggi.
Pasar kripto telah menghabiskan sebagian besar tahun 2026 dengan memperkirakan bahwa The Fed pada akhirnya akan berpindah ke pemotongan suku bunga yang lebih agresif. Data ekonomi yang lebih kuat membuat perubahan tersebut menjadi kurang mungkin terjadi. Jika manufaktur sedang berkembang, bisnis memesan lebih banyak, dan aktivitas ekonomi mempercepat, The Fed memiliki alasan lebih sedikit untuk melonggarkan kebijakan moneter. Kebijakan yang lebih ketat dari yang diharapkan membuat dolar AS tetap kuat, yang secara historis menciptakan hambatan bagi harga kripto.
Tiga bulan berturut-turut dengan pembacaan di atas 50 bukan sekadar kebisingan statistik. Jika data manufaktur nasional mengikuti jejak Chicago, seperti yang biasanya terjadi secara historis, argumen untuk bersabar dalam pemotongan suku bunga menjadi jauh lebih kuat. Perbedaan antara empat pemotongan dan dua pemotongan dalam satu tahun kalender dapat diterjemahkan menjadi miliaran dolar dalam kapitalisasi pasar di seluruh ekosistem kripto.
Ruang kripto tidak menunjukkan reaksi dramatis segera setelah rilis. Strategi cerdas adalah memantau ISM Manufaktur Nasional saat dirilis, karena data Chicago sering menjadi pratinjau. Pedagang juga harus memantau bagaimana dolar AS merespons dalam sesi-sesi mendatang, karena dolar yang lebih kuat didukung oleh data ekonomi yang tangguh cenderung menciptakan tekanan jual jangka pendek terhadap Bitcoin dan token utama lainnya.
Angka 57,6 pada Juli menunjukkan tren masih bertahan, tetapi penarikan dari angka 62,7 pada Mei berarti trajektorinya bukan garis lurus ke atas. Harga energi yang didorong oleh risiko geopolitik Timur Tengah tetap menjadi faktor tak terduga yang bisa menggagalkan pemulihan kapan saja.

