Charles Schwab telah mengungkapkan rincian penawaran perdagangan kripto langsungnya. Di bawah merek Schwab Crypto, klien akan memperdagangkan bitcoin dan ethereum secara langsung melalui platform milik perusahaan. Setiap transaksi dikenai biaya 75 basis point. Broker ini menggambarkan harga ini sebagai salah satu yang paling kompetitif di industri ini.
Manajer aset AS ini mengawasi sekitar 12 triliun USD dalam aset klien dan melayani 39 juta klien. Akibatnya, Schwab termasuk di antara broker ritel terbesar di Amerika Serikat. Karena itu, masuknya Schwab ke dalam perdagangan crypto langsung mengirimkan sinyal ke sektor keuangan tradisional. Selain itu, klien Schwab sudah memegang sekitar 20% dari seluruh aset yang terikat pada ETP crypto spot AS. Langkah ini thus memperluas lini bisnis yang sudah mapan.
Schwab Crypto: Struktur dan pengaturan penitipan
Peluncuran berlangsung secara bertahap. Staf internal menerima akses terlebih dahulu, diikuti oleh sekelompok terbatas klien yang dipilih dari daftar tunggu. Baru setelah itu penawaran dibuka untuk semua klien yang memenuhi syarat. Secara geografis, Schwab Crypto tersedia di setiap negara bagian AS kecuali New York dan Louisiana. Pasar internasional dan wilayah AS, bagaimanapun, tetap tidak termasuk.
Charles Schwab Premier Bank, SSB bertindak sebagai penjaga utama. Paxos Trust Company menangani sub-penjagaan, eksekusi perdagangan, dan penyelesaian. Pada Desember 2025, Paxos menerima piagam kepercayaan nasional sementara dari OCC. Piagam ini menyediakan dasar regulasi untuk layanan kripto institusional. Selain itu, kerja sama antara Schwab dan Paxos berawal dari pendirian EDX Markets. Schwab adalah mitra pendiri tempat perdagangan kripto institusional tersebut.
Transfer dari dompet eksternal tidak didukung. Klien tidak dapat menarik bitcoin atau ethereum ke alamat mereka sendiri maupun melakukan setoran dari sumber eksternal. Akibatnya, penawaran tetap sepenuhnya terbatas pada infrastruktur Schwab. Selain itu, aset kripto tidak dilindungi oleh SIPC maupun FDIC. Platform secara eksplisit menyebutkan poin ini dalam pengungkapannya.
Kompetisi dan posisi biaya
Biaya tetap 75 basis point menempatkan Schwab di posisi tengah pasar AS. Sebagai contoh, Fidelity Crypto mengenakan spread hingga 1% untuk bitcoin, ethereum, dan litecoin. Robinhood beroperasi dengan spread antara 0,35% hingga 0,85% sambil mencakup sekitar 30 kripto. Coinbase Advanced Trade dimulai dari 0,6% dalam model bertingkat dan menyediakan akses ke lebih dari 260 token. Sebaliknya, Schwab fokus hanya pada bitcoin dan ethereum. Kedua aset ini bersama-sama menyumbang sekitar 75% dari total kapitalisasi pasar kripto.
Platform ini terintegrasi ke dalam Schwab.com, Schwab Mobile, dan thinkorswim. Oleh karena itu, posisi kripto muncul bersama saham, ETF, dan obligasi dalam satu tinjauan yang sama. Integrasi ini khususnya menempatkan Schwab sebagai alternatif bagi bursa kripto murni. Pada saat yang sama, pilihan aset yang terbatas menjadi menonjol. Coinbase dan Robinhood menawarkan beragam token, sedangkan Schwab membatasi diri hanya pada dua aset terbesar.
Konteks regulasi dan tren industri
Dua perubahan regulasi memungkinkan masuknya pasar. Pada Januari 2025, SEC mencabut Staff Accounting Bulletin 121. Aturan tersebut mengharuskan bank dan broker untuk mengakui aset klien kripto sebagai kewajiban di neraca mereka sendiri. Akibatnya, insentif ekonomi untuk layanan penitipan institusional secara efektif hilang. Dengan pencabutan tersebut, hambatan regulasi terbesar bagi perusahaan keuangan tradisional lenyap.
Pada Maret 2025, Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) mengeluarkan klarifikasi lebih lanjut. Bank-bank yang mendapat charter nasional kini dapat menawarkan layanan penitipan kripto dan stablecoin tanpa izin khusus, asalkan kontrol risiko yang memadai telah diterapkan. Kedua klarifikasi ini terjadi di bawah pemerintahan AS saat ini, yang dianggap lebih ramah terhadap kripto dibandingkan pendahulunya. Akibatnya, Morgan Stanley dan lembaga TradFi lainnya juga bergerak menuju penawaran kripto langsung.
CEO Schwab, Rick Wurster, telah mengumumkan peluncuran pada panggilan pendapatan Q3 2025. Ia menetapkan jendela target pada paruh pertama 2026. Pada waktu itu, perusahaan melaporkan arus masuk aset bersih baru sebesar 134,4 miliar USD, naik 48% secara tahunan. Wurster juga menunjukkan tren demografis: klien di bawah usia 28 membuka sekitar sepertiga dari semua akun ritel baru Schwab. Kelompok usia ini dianggap sebagai pendorong utama masuknya broker ke dunia kripto. Rilis pers tentang Schwab Crypto bertanggal 16 April 2026, dan peluncuran bertahap telah berlangsung sejak saat itu.






