Shlomo Kramer, CEO Cato Networks, secara terbuka memanggil untuk membatasi ketentuan Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat. Eksekutif tersebut membenarkan pernyataan tersebut, mengklaim bahwa hal itu akan membantu melindungi negara terhadap evolusi perang siber dan manipulasi media sosial.
CEO Cato Networks Shlomo Kramer Menyerukan Pembatasan Amandemen Pertama untuk Menghadapi Perang Sipil Cyber
Pertemuan antara kecerdasan buatan, media sosial, dan efeknya terhadap stabilitas politik kini sedang diperiksa secara cermat.
Shlomo Kramer, CEO dari Cato Networks, sebuah perusahaan keamanan siber, memanggil untuk membatasi mencapai dari Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat, mengatakan bahwa itu diperlukan untuk melindungi masa depan negara.
Dalam sebuah recent wawancara di CNBC, Kramer, yang juga bagian dari unit Israel 8200, kelompok yang berfokus pada keamanan siber, menyatakan bahwa ini adalah salah satu langkah yang bisa diterapkan pemerintah AS untuk mengembangkan perlindungannya terhadap perang siber dan manipulasi media sosial.

Kramer menyatakan:
Saatnya membatasi Amandemen Pertama untuk melindunginya. Dan segera, sebelum terlambat. Kita perlu mengendalikan platform-platform, semua platform sosial; kita perlu menilai, menetapkan peringkat, keaslian setiap orang yang menyatakan diri secara online dan mengendalikan apa yang mereka katakan.
Ia menunjukkan bahwa pemerintah tidak melakukan hal ini hari ini, dengan perusahaan menanggung beban utama dari pertahanan ini.
"Kebutuhan mendesak" ini, sebagaimana yang ia sebutkan, memicu kemarahan di platform sosial, memicu kekhawatiran tentang jangkauan solusi teknologi ini dan efek yang mungkin terjadi terhadap kebebasan berbicara di jaringan sosial.
Matt Gaetz, yang bertugas sebagai Anggota Dewan hingga tahun lalu, dinyatakan penentangan kuat terhadap sikap Kramer. “Tidak. Kami tidak akan melakukan ini,” tekannya.
Dengan cara yang sama, Marjorie Taylor Greene, yang mengumumkan pengunduran dirinya dari Kongres, diasesmen bahwa langkah-langkah ini adalah "segala sesuatu yang kami tolak dalam pemilu '24" ketika Presiden Trump terpilih.
Baca lebih lanjut: Rancangan Undang-Undang Stablecoin Menghadapi Kritik karena Menghambat Inovasi dan Melanggar Amandemen Pertama
FAQ
-
Apa komentar terbaru yang dibuat Shlomo Kramer mengenai Amandemen Pertama?
Kramer menyarankan membatasi Amandemen Pertama untuk meningkatkan perlindungan terhadap perang siber dan manipulasi media sosial. -
Apa langkah-langkah yang diajukan Kramer untuk platform media sosial?
Ia berdemonstrasi untuk mengendalikan platform dan memverifikasi keaslian individu yang menyampaikan pendapat secara online. -
Apa reaksi terhadap komentar Kramer?
Komentarnya memicu kekecewaan di media sosial, menimbulkan kekhawatiran tentang pembatasan potensial pada kebebasan berbicara. -
Bagaimana tokoh politik seperti Matt Gaetz dan Marjorie Taylor Greene merespons?
Keduanya menyatakan penolakan yang kuat, dengan Gaetz menyatakan, “Tidak. Kita tidak akan melakukan ini,” menunjukkan penolakan terhadap langkah-langkah yang diusulkan Kramer.
