Kemacetan paling brutal bitcoin mungkin sudah menjadi masa lalu, menurut CEO ARK Invest Cathie Wood, saat pasar mata uang kripto memasuki fase bearish lainnya. *Note: The SVG content was preserved exactly as provided, including the malformed and incomplete path data, per the rules.*
Wood berpendapat bahwa bitcoin bukan lagi teknologi eksperimen, melainkan kelas aset yang semakin matang. Evolusi ini, katanya, secara mendasar mengubah bagaimana pasar berperilaku selama penurunan.
Dalam sebuah wawancara terbaru, ia mencatat bahwa penurunan 50% kini dilihat secara berbeda. Pada siklus sebelumnya, penurunan 85% hingga 95% umum terjadi dan secara luas diterima sebagai bagian dari volatilitas bitcoin. Saat ini, kerugian ekstrem semacam itu mungkin tidak lagi mendefinisikan pasar.
“Jika penurunannya 50%, itu akan dianggap sebagai kemenangan,” kata Wood, menunjuk pada peran bitcoin yang semakin meningkat sebagai sistem moneter dan aset keuangan yang mapan.
Passar Bear yang Berbeda Sedang Muncul
Data Glassnode terbaru menunjukkan bahwa pergeseran ini mungkin sudah berlangsung.
Setelah mencapai puncak mendekati $69.000 pada 2021, Bitcoin jatuh hampir 80% menjadi sekitar $15.600, sebuah pergerakan yang konsisten dengan siklus-siklus sebelumnya. Tetapi penurunan saat ini terlihat berbeda.
Sejak mencapai sekitar $126.200 pada Oktober 2025, bitcoin telah turun sekitar 52%. Meskipun masih signifikan, penurunan ini jauh lebih kecil dibandingkan norma historis.

Analis mulai menyesuaikan ekspektasi. Beberapa kini memperkirakan koreksi maksimum dalam siklus ini bisa berada di sekitar 72%, yang berarti potensi dasar sekitar $34.000. Itu lebih rendah dari kisaran $40.000 hingga $50.000 yang banyak diprediksi, tetapi masih jauh dari kejatuhan ekstrem di masa lalu.
April Bisa Menjadi Titik Balik
Pola musiman juga menarik perhatian.
Secara historis, April sering menandai awal fase pemulihan selama pasar bear bitcoin. Tren ini tidak menjamin adanya pembalikan, tetapi memberikan konteks terhadap siklus saat ini.
Maret sudah menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, dengan kenaikan ringan 1,8% yang mengakhiri rentetan kerugian selama lima bulan. Meskipun halus, perubahan ini mengisyaratkan bahwa tekanan penjualan mungkin mulai mereda.
Apa yang Benar-Benar Berubah di Balik Layar
Transformasi yang lebih dalam mungkin terletak pada siapa yang memegang bitcoin, dan bagaimana mereka memegangnya.
Bagian yang terus meningkat dari investor jangka panjang dan pemain institusional sedang membentuk ulang dinamika pasar. Peserta ini cenderung bergerak lebih lambat, menambah inersia pada pergerakan harga, dan mengurangi volatilitas ekstrem.
Transisi serupa telah terjadi sebelumnya. Emas menjadi kurang volatil setelah berakhirnya standar emas, dan ekuitas AS stabil seiring meluasnya investasi pasif.
Bitcoin kini mungkin memasuki fase sebanding, berpindah dari siklus naik-turun tajam menuju pergerakan pasar yang lebih lambat dan berkelanjutan.
Jika tren ini berlanjut, masa depan bitcoin mungkin tidak didefinisikan oleh kejatuhan dramatis, tetapi oleh evolusi yang lebih stabil, dan berpotensi lebih dapat diprediksi.

