ByteDance Menunda Peluncuran Global Seedance 2.0 Amid Sengketa Hak Cipta dengan Studio Hollywood

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
ByteDance telah menunda peluncuran global Seedance 2.0 karena sengketa hak cipta dengan studio Hollywood, termasuk Disney. Perusahaan menerima ancaman hukum atas penggunaan tidak sah karakter dari Star Wars dan Marvel. Disney mengklaim ByteDance menyamarkan konten bajakan sebagai materi publik domain. Peluncuran yang dijadwalkan pada pertengahan Maret kini ditunda. Tim hukum dan teknik sedang menangani masalah tersebut. Insiden ini menyoroti dampak kebijakan kripto global terhadap berita peluncuran token dan pengembangan AI.

BlockBeats melaporkan, pada 16 Maret, menurut The Information, ByteDance telah menunda rencana peluncuran global model generasi video terbarunya, Seedance 2.0, setelah terlibat dalam serangkaian sengketa hak cipta dengan sejumlah pabrikan film besar dan platform streaming di Hollywood. Pada bulan lalu, beberapa pabrikan AS (termasuk Disney) mengancam akan mengajukan gugatan hukum, dan ByteDance menyatakan akan mengambil langkah-langkah untuk mencegah generator video AI Seedance 2.0 digunakan tanpa izin untuk melanggar kekayaan intelektual.


Bulan lalu, Disney mengirimkan surat berhenti dan berhenti kepada ByteDance, menuduhnya menggunakan karakter Disney untuk melatih dan menjalankan model Seedance 2.0 tanpa izin. Disney menyatakan bahwa ByteDance telah memasang perpustakaan karakter pelanggaran hak cipta ke dalam Seedance, mencakup IP seperti Star Wars dan Marvel, serta menyamarkan karakter-karakter tersebut sebagai bahan publik domain.


ByteDance awalnya berencana meluncurkan Seedance 2.0 kepada pengguna global pada pertengahan Maret, tetapi saat ini telah menghentikan rencana terkait. Tim hukum ByteDance sedang memeriksa dan menyelesaikan masalah hukum potensial, sementara insinyur juga menambahkan mekanisme perlindungan untuk mencegah model menghasilkan konten yang dapat memicu lebih banyak pelanggaran kekayaan intelektual.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.