Wintermute merilis analisis pasar mingguan, hingga minggu berakhir 11 Mei, BTC pertama kali men tembus $80.000 sejak Januari, mencapai puncak sekitar $83.000 dan secara efektif menembus moving average 200-hari yang telah menjadi hambatan selama tujuh bulan. Namun, Wintermute menunjukkan bahwa kenaikan ini terutama didorong oleh leverage—posisi terbuka meningkat tajam sebesar $10 miliar dalam satu bulan menjadi $58 miliar, sementara volume spot berada di titik terendah dalam dua tahun terakhir, ciri khas pergerakan short squeeze, bukan sinyal breakout yang sehat. Tingkat dana tetap didominasi oleh posisi pendek, sehingga masih ada ruang untuk tekanan lebih lanjut, tetapi menutup posisi pendek tidak sama dengan terbentuknya konsensus beli yang nyata di pasar. Dari perspektif jangka menengah-panjang, logika pembelian institusional tetap berlaku: arus masuk bersih ETF mingguan mencapai $623 juta, ETF BTC milik Morgan Stanley menyerap $194 juta pada bulan pertama tanpa arus keluar bersih harian, dan cadangan BTC di bursa tetap berada di level terendah tujuh tahun. Namun, Wintermute memperingatkan bahwa RSI telah memasuki zona overbought; jika pembelian spot gagal mengikuti setelah gelombang short squeeze berakhir, harga berisiko mengalami koreksi cepat. Secara makro, indeks saham AS Nasdaq naik 4,5% dan S&P naik 2,3%, keduanya mencatat rekor tertinggi baru; data ketenagakerjaan non-farm melebihi ekspektasi (115.000 vs ekspektasi 65.000); negosiasi AS-Iran gagal, permintaan Iran mengenai kedaulatan dan kompensasi ditolak oleh Trump; harga minyak berfluktuasi tajam antara $88 hingga $113 selama minggu ini, tetapi reaksi pasar saham cenderung datar. Pekan ini perhatikan mingguan
BTC Melewati $80.000, Tetapi Kenaikan yang Didorong Leverage Menimbulkan Kekhawatiran
TechFlowBagikan






Harga BTC melonjak melewati $80.000 untuk pertama kalinya sejak Januari, mencapai $83.000 dan menembus rata-rata bergerak 200-hari setelah tujuh bulan. Wintermute mencatat bahwa reli pasar didorong oleh leverage, dengan open interest naik $100 miliar menjadi $580 miliar dalam sebulan. Volume spot mencapai titik terendah dalam dua tahun, menandakan aksi short-covering daripada breakout kuat. Tingkat pendanaan tetap bearish, dan RSI berada dalam kondisi overbought. Harga BTC berpotensi mengalami penarikan tajam jika permintaan spot gagal mengikuti. ETF menambahkan $623 juta dalam seminggu, dengan dana Morgan Stanley menarik $194 juta. Cadangan BTC di bursa tetap berada pada titik terendah tujuh tahun.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.