Bridge Data Centres akan berinvestasi hingga SGD 500 juta dalam pengembangan AI di Singapura

iconChainthink
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Bridge Data Centres (BDC) mengumumkan rencana untuk berinvestasi hingga 500 juta dolar Singapura dalam pengembangan AI di Singapura, menurut Chainthink. Perusahaan akan fokus pada operasi berbasis AI, sistem pendingin generasi berikutnya, dan optimasi energi untuk komputasi kepadatan tinggi. CEO Eric Fan mengatakan investasi ini mendukung pertumbuhan di Asia. Data inflasi terbaru tidak mengurangi pengeluaran teknologi. Langkah ini selaras dengan meningkatnya minat terhadap berita AI + kripto seiring ekspansi sektor ini.

ChainThink, 12 Maret, menurut Bloomberg, Bridge Data Centres (BDC) berencana menginvestasikan hingga 5 miliar dolar Singapura (sekitar 3,9 miliar dolar AS) di pasar domestiknya, Singapura, untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan, dengan tujuan mempercepat pertumbuhan bisnisnya di Asia.


Eric Fan, CEO BDC, menyatakan bahwa perusahaan swasta ini akan berinvestasi dalam proyek dan fasilitas penelitian, dengan fokus pada arsitektur listrik canggih, sistem pendingin generasi berikutnya, operasi yang didorong AI, serta optimasi energi untuk lingkungan komputasi kepadatan tinggi.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.