Pesan ChainThink, pada 14 Maret, harga minyak mentah Brent berjangka berakhir di atas $100 per barel untuk hari kedua berturut-turut, mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun. Sementara itu, konflik di Timur Tengah terus menyebar, dan para pemimpin dunia berupaya menangani guncangan terbesar dalam sejarah pasar minyak.
Harga berjangka minyak mentah Brent ditutup di $103,14 per barel, sementara harga berjangka minyak mentah AS ditutup di sekitar $99 per barel, level tertinggi sejak Juli 2022.
Analis dan trader menyatakan bahwa jika harga minyak mentah Brent tetap di atas level psikologis kunci $100 per barel, tekanan untuk mengakhiri perang Iran oleh Presiden AS Trump dapat meningkat akibat melonjaknya biaya energi. Saat ini, dampak kenaikan harga minyak mulai dirasakan oleh konsumen di berbagai belahan dunia. (TradingEconomics)
