Bank of America memperkuat posisinya pada bitcoin pada Q1, dengan memusatkan sebagian besar paparan ETF kripto yang relatif kecil pada IBIT milik BlackRock. Poin utama: - BofA melaporkan kepemilikan ETF kripto sekitar $53 juta dalam Form 13F-HR Q1 2026 (periode pelaporan 31 Maret; diajukan 18 Mei). - Posisi ETF terbesar adalah iShares Bitcoin Trust milik BlackRock (IBIT): 972.590 saham senilai sekitar $37,3 juta, naik dari 719.008 saham dalam pelaporan sebelumnya. - ETF bitcoin lainnya yang tercatat meliputi Bitwise BITB (~$7,98 juta), Bitcoin Mini Trust milik Grayscale (~$3,32 juta), dan FBTC milik Fidelity (~$1,71 juta), dengan posisi lebih kecil di GBTC, VanEck HODL, dan ARKB. Paparan lebih rendah terhadap Ethereum dan Solana: - Paparan ethereum turun menjadi sekitar $1,06 juta melalui ETHA milik BlackRock (67.492 saham). - Posisi Solana dipangkas: bank menjual 700 saham ETF Solana 2x Volatility dan masih memegang 10.296 saham ETF Solana standar (~$86.000). - Paparan XRP tetap stabil di 13.000 saham ETF XRP Volatility Shares (~$98.500). Ekuitas terkait kripto jauh lebih besar daripada taruhan ETF: - Kepemilikan ekuitas terkait kripto Bank of America jauh lebih besar: 3,96 juta saham Strategy (sebelumnya MicroStrategy) bernilai sekitar $660 juta — lebih dari dua belas kali lipat paparan ETF kripto langsungnya. Strategy tetap banyak dipantau karena kas bitcoinnya yang besar. Konteks dan catatan industri: - Pengajuan 13F mencatat kepemilikan tetapi tidak menjelaskan alasan di balik transaksi. - Lembaga lain juga menggunakan produk kripto terregulasi: data 13F terbaru menunjukkan Wells Fargo memegang IBIT sebagai posisi ETF kripto terbesarnya (sekitar $250 juta) pada Q1. - Survei Coinbase dan EY-Parthenon terhadap 351 lembaga menemukan 73% berencana meningkatkan alokasi aset digital pada 2026, dan sekitar dua pertiga lebih memilih produk terregulasi sebagai jalur paparan utama mereka. Kesimpulan: Pengajuan Q1 BofA menunjukkan preferensi jelas terhadap ETF berbasis bitcoin dibanding produk altcoin, sementara taruhan kripto terbesarnya tetap berupa saham di Strategy (MicroStrategy), yang menegaskan sikap konservatif dan berfokus pada bitcoin dalam kepemilikan publiknya.
BofA Meningkatkan Pemegang IBIT Menjadi $37,3 Juta di Q1, MicroStrategy Tetap Menaruh Taruhan Crypto $660 Juta
ChainGPTBagikan






Bank of America meningkatkan kepemilikan IBIT menjadi $37,3 juta pada Q1 2026, dengan MiCA (EU Markets in Crypto-Assets Regulation) membentuk likuiditas dan pasar kripto. Posisi terbesar bank ini berada di BlackRock’s iShares Bitcoin Trust, diikuti oleh BITB, Grayscale’s Bitcoin Mini Trust, dan FBTC dari Fidelity. Paparan terhadap Ethereum dan Solana turun, dengan ETHA sebesar $1,06 juta dan ETF Solana dipangkas. Taruhan kripto terbesar BofA tetap pada staking senilai $660 juta dari MicroStrategy, yang memegang kas bitcoin utama. Pengajuan ini menunjukkan strategi yang berfokus pada Bitcoin, dengan ETF kripto jauh di belakang kepemilikan ekuitas.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.

