Setelah ETF BHYP dari Bitwise diluncurkan di New York Stock Exchange, indeks HYPE melonjak, menandai perubahan besar dalam pasar menuju adopsi institusional dan multi-aset.
Momentum di sekitarnya Sejak peluncuran ETF superlikuiditas Bitwise (BHYP), pasar superlikuiditas berkembang pesat. Diluncurkan di New York Stock Exchange pada 15 Mei. Langkah ini secara efektif melegitimasi proyek ini bagi investor tradisional dan membangkitkan kembali minat terhadap token HYPE.
Bitwise mengumumkan bahwa 10% dari pendapatan biaya manajemen dana di bawah naungannya akan digunakan untuk secara langsung membeli kembali dan mengikat token HYPE, sebuah langkah yang jarang terjadi di industri ETF. Pasar secara umum memandang ini sebagai mekanisme pembelian kembali struktural yang secara berkelanjutan memberikan tekanan beli terhadap token HYPE.
Hanya beberapa hari kemudian, pesaing 21Shares meluncurkan ETF likuiditas tinggi mereka sendiri di Amerika Serikat, yang berhasil menarik aliran dana lebih dari $5 juta pada hari perdagangan pertama.
Liquidity supercharged extends beyond the cryptocurrency realm
Matt Hougan dari Bitwise menyatakan bahwa Hyperliquid tidak lagi dapat didefinisikan secara sederhana sebagai "bursa kripto", mirip dengan bagaimana Amazon sejak lama tidak lagi hanya menjadi toko buku online.
Hyperliquid bukanlah aplikasi kripto, melainkan sebuah super aplikasi.
—— Matt Hougan (@Matt_Hougan)19 Mei 2026
Targetnya bukanlah ekonomi kripto senilai $3 triliun, melainkan pasar aset global senilai $600 triliun.
Penilaian nilai oleh investor adalah satu hal, sedangkan nilai sebenarnya adalah hal lainnya.https://t.co/DTdYf7FpGb
Data terbaru menunjukkan bahwa hampir setengah dari volume perdagangan platform sekarang berasal dari aset tradisional, termasuk S&P 500, emas, minyak mentah, serta perusahaan sebelum IPO seperti SpaceX.
Selama krisis geopolitik Iran terbaru, muncul sinyal penting integrasi Hyperliquid dengan keuangan tradisional. Saat pasar tradisional tutup, Bloomberg memanfaatkan harga minyak mentah di platform Hyperliquid sebagai patokan real-time utama.
Platform ini selanjutnya mengintegrasikan pasar prediksi langsung ke antarmukanya, memungkinkan pengguna untuk mengelola risiko dari peristiwa makroekonomi dan politik dalam satu ekosistem tunggal.
Evolusi ini sedang mengubah Hyperliquid menjadi lingkungan perdagangan multi-aset yang tidak hanya bersaing dengan bursa kripto, tetapi juga dengan infrastruktur pasar tradisional yang matang.
Business model yang agresif menarik investor
HYPE meningkat 77% sejauh ini tahun ini terutama karena mekanisme pembelian kembali token yang positif.
Berbeda dengan banyak token DeFi tradisional yang hampir tidak memiliki nilai ekonomi langsung, Hyperliquid menggunakan 99% dari semua biaya untuk dana bantuan khusus yang digunakan untuk membeli kembali HYPE secara otomatis.
Setelah voting oleh validator, aset dalam dana tersebut akan dihancurkan secara permanen, sehingga menciptakan siklus deflasi untuk token. Volume perdagangan bulanan platform ini sekitar $170 miliar, dengan pendapatan tahunan antara $800 juta hingga $1 miliar. Hal ini membuat valuasi HYPE jauh lebih rendah dibandingkan broker tradisional seperti Robinhood atau CME Group.
Wall Street mulai memperhatikan hype
Setelah pengumuman dari Bitwise, harga token HYPE naik 13% hingga 24% dalam waktu 48 jam. Para analis mencatat bahwa aset ini sedang menjadi salah satu posisi long paling populer di pasar kripto.
Analis makro independen sekarang percaya bahwa Hyperliquid adalah salah satu penerima manfaat terbesar dari konvergensi infrastruktur blockchain, pasar prediksi, dan perdagangan multi-aset.
Meskipun situasi saat ini optimis, Matt Hogan menekankan hambatan utama yang masih ada: kurangnya saluran langsung bagi investor ritel Amerika untuk berpartisipasi. Ia percaya bahwa tahap pengembangan berikutnya platform ini akan bergantung pada kemampuan tim untuk berhasil mengintegrasikan kerangka regulasi Amerika dalam 12 bulan ke depan.
