- Bitwise mengajukan ETF yang terkait dengan hasil pemilu AS di bawah merek PredictionShares.
- Dana yang diusulkan akan memegang kontrak acara yang diatur yang terkait dengan balapan tahun 2026 dan 2028.
- Persetujuan SEC masih menunggu karena regulator sedang meninjau aturan ETF pasar prediksi.
Bitwise Asset Management telah menyerahkan permohonan kepada regulator AS untuk meluncurkan dana perdagangan bursa yang terkait dengan pasar prediksi politik. Usulan ini menandai langkah baru dalam membawa kontrak berbasis peristiwa ke dalam portofolio investasi utama. Pengajuan tersebut menguraikan rangkaian produk yang diberi merek “PredictionShares.” Namun, dana-dana tersebut tidak dapat diluncurkan sampai regulator menyetujui pernyataan pendaftaran.
Prospektus awal bertanggal 17 Februari. Analis ETF Bloomberg James Seyffart mengungkapkan rincian pengajuan tersebut di media sosial. Dokumen tersebut menyatakan bahwa penawaran masih belum selesai. Oleh karena itu, sekuritas tidak dapat dijual sampai pendaftaran menjadi efektif.
Kontrak Berbasis Pemilu Membentuk Strategi Inti
ETF yang diusulkan berfokus pada hasil pemilu AS. Secara khusus, Bitwise merencanakan dana terpisah yang melacak apakah Demokrat atau Republikan menang dalam pemilihan presiden 2028. Selain itu, rangkaian produk ini mencakup produk yang terkait dengan kendali partai atas Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat dalam pemilu tengah masa jabatan 2026.
Berbeda dengan ETF tematik tradisional, dana-dana ini tidak akan berinvestasi pada perusahaan yang terkait dengan aktivitas politik. Sebaliknya, mereka akan memegang kontrak berbasis peristiwa yang diperdagangkan di tempat yang terregulasi. Kontrak-kontrak ini membayar berdasarkan hasil dunia nyata, seperti hasil pemilu yang bersertifikat.
Akibatnya, investor dapat memperoleh paparan terhadap pasar prediksi melalui akun broker standar. Bitwise merancang platform ini untuk memberikan akses terregulasi dalam kerangka ETF yang ada. Namun, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat belum memberikan persetujuan.
Tinjauan Regulasi dan Pengawasan Industri
Regulator terus menilai bagaimana produk pasar prediksi sesuai dengan hukum sekuritas dan derivatif. Pengajuan ini menegaskan bahwa persetujuan masih menunggu. Akibatnya, tidak ada tanggal peluncuran yang ditetapkan.
Dalam beberapa bulan terakhir, proposal ETF serupa telah muncul. Para analis memperkirakan pengajuan tambahan seiring meningkatnya minat pasar. Namun, regulator belum menyetujui ETF prediksi berbasis pemilu apa pun hingga kini.
Sementara itu, perdebatan lebih luas mengenai pasar prediksi tetap berlangsung. Beberapa pembuat kebijakan berpendapat bahwa beberapa kontrak mungkin termasuk dalam aturan sekuritas. Oleh karena itu, kejelasan regulasi kemungkinan akan membentuk jadwal persetujuan.
Meningkatnya Persaingan di Ruang ETF Prediksi
Manajer aset lain juga telah memasuki perlombaan ini. Roundhill Investments sebelumnya telah mengajukan dokumen untuk ETF yang berfokus pada pemilu. GraniteShares juga telah mengajukan proposal yang bersaing. Namun, produk-produk ini belum mendapatkan persetujuan regulator.
Pada saat yang sama, platform seperti Polymarket melaporkan perdagangan yang padat selama peristiwa politik besar. Peningkatan aktivitas menarik perhatian dari para investor dan regulator. Pendukung berpendapat bahwa pasar prediksi dapat mencerminkan perubahan sentimen dengan cepat. Namun, kritikus memperingatkan bahwa kontrak semacam itu dapat berperilaku seperti taruhan spekulatif.
Analis industri mencatat bahwa dana yang terkait dengan hasil tertentu dapat kehilangan nilai signifikan jika perkiraan ternyata salah. Oleh karena itu, penilaian risiko akan memainkan peran sentral dalam evaluasi regulasi.
