- CIO Bitwise Matt Hougan percaya bahwa adopsi institusional dan pembuatan aturan SEC dapat mendukung pertumbuhan kripto tanpa harus berlalunya Undang-Undang Clarity di Kongres.
- Rehat Senat meninggalkan para anggota legislatif dengan waktu terbatas, sementara undang-undang yang tertunda dapat kembali melalui paket omnibus akhir tahun untuk dipertimbangkan lebih lanjut nanti.
- Sengketa politik dan penurunan peluang pasar prediksi telah melemahkan kepercayaan meskipun investasi blockchain institusional terus berkembang.
Kripto tidak bergantung pada Undang-Undang Clarity AS untuk mempertahankan momentum regulasinya. Menurut Chief Investment Officer Bitwise Matt Hougan, perluasan adopsi institusional dan pembuatan aturan SEC yang diharapkan telah menempatkan industri ini siap untuk maju bahkan jika undang-undang tersebut gagal disetujui oleh Senat minggu ini.
Menurut Hougan, pasar mata uang kripto telah mencapai tahap di mana pertumbuhannya tidak lagi bergantung pada satu suara kongres. Sebaliknya, regulator yang mendukung dan meningkatnya partisipasi dari lembaga keuangan besar telah menciptakan beberapa jalur bagi industri ini untuk berkembang.
Senat diharapkan mulai masa libur musim panas pada 10 Agustus, meninggalkan para anggota legislatif hanya dengan periode terbatas untuk menyetujui Undang-Undang Clarity. Jika RUU tersebut tidak maju sebelumnya, Kongres dapat menunda pertimbangan lebih lanjut hingga akhir tahun ini.
Menurut Hougan, hasil tersebut tidak akan menghentikan momentum industri. Ia menunjuk pada komentar terbaru dari Ketua SEC Paul Atkins, yang menunjukkan bahwa agensi tersebut memiliki wewenang untuk menetapkan peraturan yang mencakup banyak isu yang sama yang dibahas dalam undang-undang yang diusulkan.
Hougan menjelaskan bahwa pembuatan aturan yang dipimpin SEC awalnya dapat menghasilkan kerangka yang lebih ramah inovasi dibandingkan undang-undang kongres bipartisan. Namun, ia mengakui bahwa pemerintahan mendatang dapat menunjuk regulator dengan prioritas kebijakan yang berbeda.
Dukungan institusional mengurangi ketergantungan pada peraturan pemerintah
Menurut Hougan, salah satu keunggulan terkuat kripto adalah komitmen yang terus meningkat dari perusahaan keuangan mapan. Ia mencatat bahwa BlackRock, Nasdaq, JPMorgan, dan Visa telah memperluas inisiatif blockchain dan aset digital mereka.
Selain itu, Hougan berargumen bahwa partisipasi institusional ini membuat semakin sulit bagi regulator masa depan untuk membalikkan kemajuan industri ini. Ia menambahkan bahwa pasar akan masih memiliki lebih dari dua tahun di bawah kepemimpinan SEC saat ini untuk memperkuat posisinya sebelum administrasi lain dapat menunjuk ketua SEC yang berbeda.
Selain itu, adopsi yang lebih luas selama periode tersebut dapat lebih mengurangi dampak perubahan regulasi di masa depan. Akibatnya, fondasi industri akan bergantung lebih sedikit pada perkembangan politik dan lebih banyak pada investasi institusional jangka panjang.
Meskipun percaya diri, Hougan memperingatkan bahwa kegagalan untuk mengesahkan Clarity Act minggu ini akan membuat proposal tersebut berada dalam keadaan yang ia sebut sebagai “mati hidup-hidup”. Ia menjelaskan bahwa undang-undang tersebut akan tetap aktif, tetapi kehilangan momentum segera di Kongres.
Menurut Hougan, para anggota legislatif dapat mempertimbangkan kembali ukuran ini selama sesi legislatif musim gugur atau musim dingin. Ia juga menyarankan agar Kongres melampirkannya pada paket omnibus akhir tahun yang lebih luas untuk meningkatkan peluang persetujuannya.
Hambatan politik membebani masa depan RUU tersebut
Data pasar prediksi mencerminkan melemahnya kepercayaan terhadap prospek Undang-Undang Clarity, dengan Polymarket memberikan probabilitas 15% bahwa undang-undang tersebut menjadi hukum sebelum akhir 2026, turun dari sekitar 75% pada pertengahan Mei.
Perbedaan politik juga memperumit proses legislatif, karena para anggota legislatif Demokrat terus mengangkat kekhawatiran mengenai kepentingan mata uang kripto Presiden Donald Trump. Sementara itu, beberapa senator dan regulator perjudian suku mendukung penambahan pembatasan pada pasar prediksi terkait olahraga ke dalam undang-undang tersebut.
Masalah-masalah tersebut telah mengurangi harapan bahwa RUU tersebut akan sampai ke meja Presiden Trump sebelum Kongres memulai masa reses Agustus. Akibatnya, ketidakpastian mengenai kerangka regulasi dapat berlanjut hingga para legislator kembali pada akhir tahun ini.
Kesimpulan
Persetujuan Kongres tetap akan memberikan industri mata uang kripto standar hukum yang lebih jelas dan kepastian regulasi yang lebih besar. Namun, adopsi institusional dan kemungkinan pembuatan aturan oleh SEC sudah menciptakan jalur alternatif yang memungkinkan pasar untuk berkembang bahkan jika Undang-Undang Clarity melewatkan batas waktu minggu ini.
Pos Bitwise CIO Mengungkap Mengapa Kripto Menang Bahkan Jika Undang-Undang Clarity Gagal Pekan Ini pertama kali muncul di 36Crypto.


