Menurut laporan Decrypt, bursa kripto yang telah ditutup, Bittrex, minggu ini mengajukan mosi kepada hakim federal untuk membatalkan kesepakatan penyelesaian senilai $24 juta yang dicapai dengan SEC pada tahun 2023, serta meminta SEC mengembalikan denda secara penuh. Dalam mosi tersebut, pengacara Bittrex menunjukkan bahwa SEC saat mengajukan gugatan menyatakan bahwa token kripto terkait merupakan sekuritas yang tidak terdaftar, namun setelah pemerintahan Trump berkuasa, SEC secara terbuka mengakui bahwa teori hukum tersebut salah dan telah menarik hampir semua kasus serupa, kecuali kasus Bittrex yang masih tertunda. Bittrex berpendapat bahwa tindakan ini tidak adil dan menuntut perlakuan yang sama. Perlu dicatat bahwa SEC telah memulai proses pada Maret 2026 untuk mentransfer dana $24 juta tersebut ke Departemen Keuangan guna mengganti kerugian klien. Pengacara Bittrex mendesak pengadilan untuk mengeluarkan perintah pengembalian sebelum dana tersebut dipindahkan. Saat ini, SEC menolak memberikan komentar terkait hal ini.
Bittrex Mencoba Membatalkan Penyelesaian $24 Juta dengan SEC dan Menuntut Pengembalian Dana
TechFlowBagikan






Bittrex Mencoba Membatalkan Penyelesaian $24 Juta dengan SEC dan Meminta Pengembalian Dana
Seperti dilaporkan oleh TechFlow, bursa kripto yang kini ditutup, Bittrex, mengajukan mosi kepada hakim federal pada 7 Mei 2026, untuk membatalkan penyelesaian $24 juta dengan SEC pada 2023 dan meminta pengembalian penuh denda tersebut. Pengacara Bittrex berargumen bahwa SEC awalnya menyatakan sejumlah token sebagai sekuritas yang tidak terdaftar, tetapi setelah pemerintahan Trump berkuasa, SEC secara terbuka mengakui bahwa teori hukum tersebut cacat dan menarik hampir semua kasus serupa, sehingga kasus Bittrex tetap tidak terselesaikan. Perusahaan ini mengklaim hal ini tidak adil dan menuntut perlakuan yang setara. Perlu dicatat bahwa SEC berencana untuk mentransfer $24 juta ke Departemen Keuangan pada Maret 2026 untuk mengganti kerugian pelanggan yang terdampak. Pengacara Bittrex mendesak agar pengadilan mengeluarkan perintah untuk mengembalikan dana tersebut sebelum transfer dilakukan. SEC menolak memberikan komentar. Kasus ini dapat berdampak pada likuiditas dan pasar kripto, terutama karena regulator terus menyeimbangkan penegakan hukum dengan kekhawatiran terkait CFT (Mengatasi Pendanaan Terorisme).
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.