Bitrefill Mengungkap Serangan Siber, Diduga Keterlibatan Peretas Korea Utara

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Bitrefill mengungkapkan pelanggaran keamanan pada 18 Maret 2026, menyusul serangan siber pada 1 Maret 2026. Berita on-chain mengungkapkan serangan tersebut memiliki kemiripan dengan taktik yang digunakan oleh Lazarus Group / Bluenoroff. Peretas mengakses kredensial lama melalui laptop karyawan yang dikompromikan, mencuri kunci produksi, dan menarik dana dari dompet panas. Pelanggaran tersebut mengekspos 18.500 catatan pembelian, termasuk email, alamat kripto, dan IP. Bitrefill mematikan sistem setelah mendeteksi aktivitas kartu hadiah yang tidak biasa dan memberi tahu pengguna yang terdampak. Perusahaan memastikan tidak ada bukti pencurian database penuh dan memperingatkan pengguna untuk waspada terhadap pesan mencurigakan.

Pesan BlockBeats, pada 18 Maret, platform e-commerce kripto Bitrefill merilis laporan insiden yang menyatakan bahwa perusahaan mengalami serangan siber pada 1 Maret 2026. Investigasi menemukan bahwa metode serangan, perangkat lunak jahat, dan aliran dana di blockchain sangat mirip dengan serangan sebelumnya yang dilakukan oleh kelompok peretas Korea Utara Lazarus Group / Bluenoroff terhadap industri kripto.


Bitrefill menyatakan bahwa serangan berasal dari laptop karyawan yang telah diretas, di mana peretas mencuri kredensial lama untuk masuk ke sistem, mengambil snapshot yang berisi kunci produksi, kemudian memperluas hak akses ke sebagian database dan dompet kripto, serta memindahkan dana dari dompet panas.


Setelah mendeteksi pembelian kartu hadiah yang tidak wajar dan pemanfaatan stok, perusahaan mengonfirmasi terjadinya pelanggaran dan segera menutup semua sistem untuk penanganan darurat. Dalam hal data, Bitrefill menyatakan bahwa penyerang mengakses sekitar 18.500 catatan pembelian, yang mencakup informasi seperti alamat email, alamat pembayaran kripto, dan IP; sekitar 1.000 pesanan berisi informasi nama yang dienkripsi, dan pengguna terkait telah diberi pemberitahuan.


Perusahaan menyatakan bahwa saat ini tidak ada bukti bahwa database lengkap telah dicuri, dan berpendapat bahwa pelanggan tidak perlu mengambil tindakan tambahan, tetapi menyarankan untuk waspada terhadap setiap komunikasi mencurigakan yang mengaku sebagai Bitrefill atau terkait aset kripto. Platform tersebut menyatakan akan terus memperkuat audit keamanan, kontrol akses, dan sistem pemantauan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.