Bitmine Immersion Technologies telah memperkuat posisinya sebagai pemegang terbesar Ether setelah menambah lebih dari 24.000 ETH ke neracanya selama seminggu terakhir.
Poin-Poin Utama:
- Bitmine sekarang mengendalikan sekitar 4,17 juta ETH, setara dengan sekitar 3,4% dari pasokan sirkulasi Ether.
- Aset kripto dan tunai perusahaan secara total mencapai sekitar 14 miliar dolar, dengan staking memainkan peran yang semakin berkembang.
- Suara pemegang saham yang belum diputuskan dapat menentukan kemampuan Bitmine untuk terus meningkatkan cadangan ETH-nya.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Senin, perusahaan mengatakan telah membeli 24.266 Ether selama seminggu, membawa total cadangan ETH-nya menjadi sekitar 4,17 juta token.
Angka tersebut mewakili sekitar 3,4% dari pasokan sirkulasi Ether, menegaskan skala kehadiran Bitmine di pasar.
Bitmine Melaporkan Aset Kripto dan Tunai Sebesar $14Miliar
Bersamaan dengan tumpukan kripto yang terus berkembang, Bitmine melaporkan hampir $14 miliar dalam total aset kripto dan tunai, termasuk hampir $1 miliar dalam cadangan tunai.
Ether tetap menjadi pilar utama strategi perusahaan, tetapi Bitmine juga memegang 193 Bitcoin dan saham ekuitas senilai $23 juta di Eightco Holdings.
Pengembangan neraca mencerminkan dorongan yang lebih luas oleh perusahaan untuk memposisikan dirinya sebagai peserta jangka panjang dalam ekosistem Ethereum daripada sekadar pemegang pasif aset digital.
Staking telah menjadi bagian yang semakin penting dari strategi tersebut. Bitmine mengungkapkan bahwa sekitar 1,26 juta ETH kini telah di-stake, peningkatan hampir 600.000 ETH dari minggu sebelumnya.
Staking memungkinkan pemegang token untuk mengunci aset untuk membantu mengamankan jaringan Ethereum sebagai pertukaran dari hasil. Perusahaan sedang mengembangkan platform staking miliknya sendiri, yang rencananya akan diterapkan pada awal 2026.
Pembaruan terbaru juga menghidupkan kembali seruan dari ketua Tom Lee untuk pemegang saham untuk menyetujui peningkatan dalam saham yang sah.
Menurut Lee, anggaran dasar perusahaan memerlukan suara mayoritas dari saham yang beredar untuk melanjutkan, dan kegagalan dalam mendapatkan persetujuan dapat membatasi kemampuan Bitmine untuk terus memperoleh Ether secara besar-besaran.
Rancangan tersebut diharapkan menjadi titik fokus dalam rapat tahunan perusahaan yang dijadwalkan pada hari Kamis di Las Vegas.
Para investor tampaknya merespons berita tersebut secara positif. Saham Bitmine naik sekitar 3% di awal perdagangan, sementara Ether diperdagangkan di sekitar $3.100, turun sekitar 3% selama seminggu terakhir di tengah melemahnya pasar secara umum.
Ledakan Kekayaan Kripto Meninggalkan Aset Digital yang Sangat Terkonsentrasi
Akkumulasi cepat Bitmine menyoroti tren yang lebih luas di kalangan perusahaan treasuri aset digital yang memperoleh momentum pada tahun 2025.
Sementara puluhan perusahaan telah menerapkan strategi neraca yang berfokus pada kripto, aset tetap sangat terkonsentrasi.
Data dari CoinGecko menunjukkan Bitmine memegang lebih banyak Ether daripada pesaing terdekatnya secara tergabung, dengan Sharplink dan Mesin Eter yang mengikuti jauh di belakang.
Di pihak Bitcoin, Strategi terus mendominasi cadangan BTC perusahaan, memperkuat dinamika pasar di mana sejumlah kecil perusahaan memiliki pengaruh yang tidak proporsional. Strategi maupun Bitmine belum menunjukkan tanda-tanda perlambatan.
Bitmine sebelumnya mengatakan bahwa mereka menargetkan kepemilikan sebesar 5% dari total pasokan Ether, sekitar 6 juta ETH.
Postingan Bitmine Mengumpulkan 4,17 Juta ETH Saat Aset Kripto dan Tunai Mencapai 14 Miliar Dolar muncul pertama kali pada Berita Kripto.

