BitMEX akan Menutup Operasi Setelah 11 Tahun Beroperasi

iconCoinpaper
Bagikan
AI summary iconRingkasan
BitMEX, pelopor dalam derivatif kripto, akan menutup operasinya pada 23 September 2026, setelah tinjauan strategis oleh HDR Global Trading Limited. Pelanggan diminta untuk menutup posisi dan menarik dana. Didirikan pada 2014, BitMEX membantu mendorong perdagangan berisiko dan meluncurkan XBTUSD perpetual pada 2016. Bursa ini menghadapi masalah regulasi, termasuk denda $100 juta pada 2021 dan denda lain pada 2025 karena pelanggaran CFT. Kepatuhan terhadap MiCA tetap menjadi tantangan bagi bursa global.

BitMEX Mengumumkan Penutupan

BitMEX, salah satu bursa derivatif paling awal di industri mata uang kripto, akan ditutup setelah pemilik dan operator HDR Global Trading Limited menyelesaikan tinjauan strategis terhadap bisnisnya.

Perusahaan mengumumkan bahwa operasi perdagangan akan berakhir pada 23 September 2026. Pelanggan telah disarankan untuk menutup posisi terbuka dan menarik dana mereka sebelum platform ditutup.

BitMEX meyakinkan penggunanya bahwa aset mereka akan tetap aman dan dapat diakses selama periode transisi.

BitMEX Membantu Membentuk Perdagangan Derivatif Kripto

Penutupan ini akan menjadi akhir dari sebuah bab penting dalam sejarah mata uang kripto. BitMEX didirikan pada tahun 2014 oleh Arthur Hayes, Benjamin Delo, dan Samuel Reed, dan menjadi salah satu platform derivatif mata uang kripto paling berpengaruh di dunia. Bursa ini memainkan peran besar dalam mempopulerkan perdagangan kripto dengan margin.

Pada Mei 2016, BitMEX meluncurkan perpetual swap XBTUSD-nya, yang memungkinkan trader untuk berspekulasi tentang harga Bitcoin dengan leverage tanpa perlu mengelola tanggal kedaluwarsa kontrak. Perpetual swap selanjutnya menjadi salah satu produk paling banyak diperdagangkan di pasar mata uang kripto.

BitMEX juga membanggakan catatan keamanan yang mengesankan. Bahkan, mereka menyatakan bahwa tidak ada mata uang kripto pelanggan yang hilang akibat peretasan selama 11 tahun operasinya.

Namun, perusahaan menghadapi banyak tantangan regulasi selama sejarahnya. Pada 2021, entitas BitMEX sepakat membayar denda sipil sebesar $100 juta untuk menyelesaikan tuntutan yang diajukan oleh Commodity Futures Trading Commission dan Financial Crimes Enforcement Network. HDR Global Trading kemudian didenda lagi $100 juta pada Januari 2025 setelah mengaku bersalah karena melanggar Bank Secrecy Act dengan gagal mempertahankan program anti-pencucian uang yang memadai.

Pengumuman dari CFTC

Pedagang sekarang memiliki sekitar dua bulan untuk menyelesaikan akun mereka, menutup posisi, dan mentransfer aset sisa keluar dari platform.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.