BitGo telah bermitra dengan Core Chain untuk memperkenalkan kerangka tokenisasi untuk aset dunia nyata, termasuk emas fisik, properti, dan seni rupa.
Langkah ini menambahkan nama custody institusional lain ke pasar RWA yang tumbuh pesat, di mana infrastruktur kripto digunakan untuk merepresentasikan aset tradisional di blockchain. Peran BitGo penting karena tokenisasi tidak hanya bergantung pada teknologi. Lapisan hukum dan custodial sama pentingnya dengan blockchain tempat aset diterbitkan.
Itu terutama berlaku ketika aset yang terlibat bersifat fisik.
Emas, properti, dan seni rupa tidak seperti token kripto asli. Mereka memerlukan penitipan, dokumentasi, penilaian, hak hukum, dan aturan mengenai siapa yang dapat mengakses atau memperdagangkan versi ter-tokenisasi. Keterlibatan BitGo memberikan sentuhan institusional yang lebih kuat pada peluncuran Core Chain dibandingkan peluncuran token sederhana.
Untuk detail lebih lanjut, kunjungi platform Blog resmi.
TL;DR
- BitGo dan Core Chain meluncurkan kerangka kerja tokenisasi aset dunia nyata.
- Aset yang disebutkan meliputi emas fisik, real estat, dan seni rupa.
- Ceritanya tentang tokenisasi yang didukung oleh penitipan, bukan perdagangan global gratis atas aset fisik.
Mengapa Tokenisasi Membutuhkan Penyimpanan
Tokenisasi aset dunia nyata terdengar sederhana secara teori.
Ambil aset, buat token yang mewakilinya, dan pindahkan token tersebut on-chain. Secara praktis, jauh lebih sulit. Seseorang harus memegang atau memverifikasi aset tersebut. Seseorang harus menentukan apa arti kepemilikan token. Seseorang harus menangani penukaran, aturan transfer, kepatuhan, dan sengketa.
Itulah sebabnya kepemilikan aset berada di pusat proyek RWA serius.
Jika aset dasar tidak dipegang, dilindungi, atau didokumentasikan dengan benar, token dapat menjadi hanya sekadar klaim digital dengan dukungan yang lemah. Untuk emas fisik, real estat, dan seni rupa, dukungan tersebut adalah keseluruhan produknya.
Partisipasi BitGo menunjukkan pendekatan yang berfokus pada penyimpanan.
Core Chain Mendapat Dorongan RWA Institusional
Untuk Core Chain, kemitraan ini menambahkan kasus penggunaan institusional lainnya di luar perdagangan kripto biasa.
Tokenisasi RWA telah menjadi salah satu narasi yang paling tahan lama dalam aset digital karena menghubungkan infrastruktur blockchain dengan aset yang sudah dipahami investor. Surat berharga, kredit, dana, komoditas, properti, dan saham semuanya telah menjadi bagian dari percakapan tersebut.
Core Chain sekarang ingin mendapatkan tempat di pasar tersebut.
Kemitraan ini memberinya cara untuk memposisikan dirinya sebagai infrastruktur untuk aset tertokenisasi, bukan hanya blockchain lain yang bersaing untuk setoran DeFi dan spekulasi token.
Aset Fisik Berbeda
Campuran asetnya patut diperhatikan.
Emas tertokenisasi lebih mudah dipahami oleh banyak investor karena emas sudah diperdagangkan melalui wrapper keuangan, pengaturan penyimpanan, dan sistem penitipan. Properti real estat lebih kompleks karena hak kepemilikan, hukum lokal, likuiditas, dan batasan transfer dapat bervariasi secara tajam. Seni rupa menambah tantangan lain karena penilaian, keaslian, penyimpanan, dan akses pasar semuanya bersifat spesialis.
Itu berarti kerangka kerja akan memerlukan pengaman yang kuat.
Versi ter-tokenisasi dari aset fisik tidak secara otomatis memberikan pemegangnya hak yang sama seperti memegang aset secara langsung. Ini tergantung pada strukturnya.
Itu adalah bagian yang perlu dibaca dengan cermat oleh para investor.
Permintaan RWA Terus Meningkat
Latar belakang pasar yang lebih luas mendukung.
Institusi semakin mempertimbangkan tokenisasi sebagai cara untuk meningkatkan penyelesaian, manajemen jaminan, transparansi, dan distribusi. Pengguna kripto-natif mencari aset di luar token yang volatil. Jaringan mencari kasus penggunaan nyata yang dapat bertahan di luar siklus spekulatif.
RWA berada di titik pertemuan itu.
Tidak selalu menarik dalam jangka pendek. Tetapi jika berhasil, hal ini dapat membuat infrastruktur blockchain bermanfaat bagi keuangan tradisional dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh spekulasi token murni.
Pandangan Seimbang
Kemitraan RWA antara BitGo dan Core Chain adalah tanda lain bahwa tokenisasi semakin masuk ke ranah yang lebih serius.
Peluangnya jelas: letakkan aset tradisional di jalur yang dapat diprogram dengan kepemilikan institusional di belakangnya. Risikonya juga jelas: struktur hukum dan operasional harus cukup kuat agar token tersebut bermakna.
Untuk saat ini, ceritanya bukan bahwa setiap batang emas, bangunan, atau karya seni tiba-tiba menjadi likuid di blockchain.
Penyedia penitipan institusional dan jaringan blockchain masih membangun infrastruktur yang dapat membuat pasar tersebut lebih dapat diakses seiring waktu.
Artikel ini mengutip pengumuman Core Chain terkait kemitraan RWA-nya dengan BitGo.
Artikel ini ditulis oleh News Desk dan diedit oleh Samuel Rae.

