TL;DR
- Volatilitas bitcoin kembali setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap di kisaran 3,50% hingga 3,75% setelah pertemuan FOMC yang diawasi ketat.
- BTC diperdagangkan di dekat $63.553,21, dengan penurunan 24 jam sebesar 0,27% saat investor mengevaluasi langkah kebijakan Fed berikutnya.
- Pelaku pasar fokus pada komentar Ketua Fed Kevin Warsh dan sinyal suku bunga masa depan yang dapat memengaruhi aset berisiko dan pasar kripto.
Volatilitas bitcoin telah kembali sebagai trader meninjau ulang kondisi pasar setelah Federal Reserve AS memutuskan untuk mempertahankan suku bunga stabil. Keputusan ini mengurangi ketidakpastian segera tetapi meninggalkan investor menganalisis langkah selanjutnya bank sentral dan dampaknya terhadap aset digital.
The Fed menyetujui keputusan tersebut dengan suara 9-3, mempertahankan kisaran suku bunga dana federal antara 3,50% dan 3,75%. Pertemuan tersebut menarik perhatian signifikan karena harapan terbagi menjelang pengumuman, dengan pasar prediksi memberikan probabilitas 30%-38% untuk kenaikan suku bunga.
Bitcoin bergerak tajam sekitar acara tersebut karena para pedagang menyesuaikan eksposur mereka sebelum keputusan. BTC turun sekitar $3.000 pada sesi sebelumnya sebelum pulih mendekati $64.500, di mana penjual masuk. Setelah pengumuman Fed, aset kembali bergerak di atas $64.000 sebelum kehilangan momentum.
Bitcoin saat ini diperdagangkan di $63.553,21, dengan kinerja 24 jam sebesar -0,27%, mencerminkan reaksi pasar yang hati-hati seiring investor memproses sinyal kebijakan moneter.
Pergerakan Bitcoin Dilanjutkan Setelah Keputusan Fed Membentuk Ekspektasi Pasar
Keputusan Federal Reserve juga memengaruhi pasar keuangan yang lebih luas, dengan saham mengalami penurunan tajam setelah investor mempertanyakan apakah para pembuat kebijakan merespons tekanan inflasi dengan cukup cepat.
Dow Jones Industrial Average turun lebih dari 1.100 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite juga ditutup lebih rendah. Pada saat yang sama, imbal hasil Treasury meningkat, dengan imbal hasil 10 tahun naik di atas 4,67% dan imbal hasil 30 tahun mencapai level tertinggi sejak 2007.
Bagi investor kripto, perubahan ekspektasi suku bunga tetap menjadi faktor utama bagi kinerja jangka pendek Bitcoin’s. Imbal hasil yang lebih tinggi dapat mengurangi permintaan terhadap aset berisiko, tetapi pendukung Bitcoin berpendapat bahwa ketidakpastian moneter dan kekhawatiran jangka panjang terhadap daya beli mata uang terus memperkuat argumen untuk aset terdesentralisasi.

Pedagang Memantau Sinyal Fed dan Langkah Selanjutnya Bitcoin
Perhatian kini beralih ke komentar dari Ketua Fed Kevin Warsh, karena pasar mencari petunjuk tentang keputusan kebijakan masa depan. Warsh menekankan bahwa bank sentral akan bertindak bila diperlukan, sementara beberapa analis berpendapat bahwa langkah-langkah yang lebih kuat mungkin diperlukan untuk membawa inflasi lebih dekat ke target Fed.
Fase berikutnya untuk bitcoin kemungkinan akan bergantung pada data ekonomi mendatang dan perubahan ekspektasi kebijakan moneter. Meskipun ada volatilitas jangka pendek, minat institusional terhadap bitcoin tetap didukung oleh perannya sebagai aset keuangan alternatif selama periode ketidakpastian ekonomi.

