Banyak perusahaan keuangan, terutama Bitcoin DAT, telah lama menjadikan Strategi Michael Saylor sebagai panutan.
Antara 2020 dan 2025, Strategi mempopulerkan model 'beli dan tahan'. Selama periode ini, lebih banyak perusahaan yang terdaftar di bursa menerima bitcoin dan cryptocurrency lainnya sebagai aset cadangan kas.
Namun, peristiwa terbaru menunjukkan bahwa banyak bisnis berpindah. Baik dari akumulasi dengan segala cara maupun menuju manajemen kas aktif.
Alih-alih hanya mengurangi eksposur, banyak perusahaan telah memasuki fase “Likuidasi Penuh” atau “Keluar Total”, sepenuhnya meninggalkan strategi kas kripto mereka.
Pertama-tama, Vaultz Capital meninggalkan kebijakan kas bitcoin-nya untuk mereposisikan diri sebagai platform akuisisi yang didukung kas. Selain itu, Satsuma Technology memberikan suara untuk melikuidasi seluruh 668 BTC, mengembalikan modal kepada pemegang saham, dan mencabut daftar dari London Stock Exchange.
Tidak sepenuhnya menyerah pada bitcoin
Untuk yang lain, keluar tersebut dimotivasi oleh perubahan prioritas bisnis dan kebutuhan likuiditas.
Misalnya, Prenetics menjual sekitar 510 BTC sebelum menerapkan aturan yang melarang pembelian aset digital di masa depan.
Sementara itu, Bitdeer menjual seluruh kas Bitcoin [BTC] untuk membiayai ekspansi pusat data AI-nya. Sementara Genius Group melepas kepemilikannya untuk membayar utang.
AEG, MAIA Biotechnology, dan Alpha Compute juga menghentikan atau mengurangi rencana aset digital mereka. Mereka menyebut kebutuhan modal kerja, volatilitas pasar kripto, dan restrukturisasi.
Kemudian ada kelompok bisnis lain yang berpaling dari akumulasi bitcoin yang agresif, tetapi mereka belum sepenuhnya melepaskan aset ini.
MARA Holdings, misalnya, menandakan pendekatan yang lebih fleksibel dalam manajemen modal dengan secara resmi memperluas kebijakan kas perusahaan untuk mengizinkan penjualan dari cadangan perusahaan dan menjual lebih dari 15.000 BTC untuk mengurangi utang.
Siapa lagi yang menjual bitcoin?
Akhirnya, demi alasan operasional, Cango menjual bitcoin untuk membantu transformasi AI-nya, dan Smarter Web Company melikuidasi 178 BTC untuk melunasi utang yang dapat dikonversi. Sementara itu, Nakamoto Inc. menjual bitcoin untuk membiayai operasi dan akuisisi.
Perubahan-perubahan ini dipercepat sesuai Strategi, baru-baru ini menjual lebih dari 3.600 bitcoin dan memulai Program Monetisasi Bitcoin senilai $1,25 miliar. Perubahan ini juga teramati dalam pernyataan Saylor, di mana ia menyatakan,
Saya tidak pernah mengatakan perusahaan tidak akan menjual Bitcoin-nya.
Apa yang sedang terjadi di ruang ritel?
Ini terjadi ketika harga bitcoin berada di $65.413,05 pada waktu pelaporan. Sekarang, meskipun terjadi pergeseran besar di kalangan institusional, investor ritel juga menghadapi tantangan.
NUPL bitcoin, yang dulu melonjak ke zona euforia saat pasar mencapai puncaknya pada 2020 dan 2021, kini menyusut tajam.

Grafik menunjukkan bahwa pada 2026, NUPL turun menjadi sekitar 0,15, menunjukkan bahwa keuntungan menyusut dan sentimen pasar menjadi lebih hati-hati—meskipun belum pesimis.
Ini semakin dikonfirmasi oleh analisis terbaru dari AMBCrypto, yang menyatakan bahwa siklus bear mungkin akan segera berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan kebanyakan orang.
Ringkasan Akhir
- Dulu dikenal karena membeli dan memegang, institusi kini meninggalkan bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi.
- Strategi yang telah lama menjadi inspirasi untuk memegang kini berperan sebagai panduan untuk menjual.

