Selasa, pasar kripto menunjukkan momentum kuat, dengan harga Bitcoin (BTC) naik ke level $76.500, meningkat sekitar 1% sejak pukul 00:00 UTC.
Pukul 09:45, harga melonjak hingga sekitar $77.000, kemudian mengalami perlawanan dari penjual spot yang kemungkinan bertujuan untuk mencegah harga menembus titik tertinggi Jumat di $78.300.
Karena serangan senilai $290 juta terhadap KelpDAO pada akhir pekan, investor tetap berhati-hati terhadap altcoin, dan kinerja Ethereum (ETH) tertinggal dari Bitcoin, hanya naik 0,3% menjadi $2.320.
Perang di Iran tetap menjadi faktor kunci yang memengaruhi pergerakan harga minyak, dengan Wakil Presiden AS segera melakukan negosiasi perdamaian ke Pakistan. Jika negosiasi perdamaian berhasil, harga minyak berpotensi turun, sehingga mendorong aset berisiko yang selama ini bergerak berlawanan sejak dimulainya perang.
Futures indeks saham AS naik, menunjukkan kembalinya sentimen preferensi risiko pasar.
Posisi derivatif
- Rasio posisi panjang dan pendek di pasar futures kripto adalah 50,68%, menunjukkan bahwa kedua belah pihak hampir seimbang. Dengan kata lain, para trader sebagian besar menunggu arah pergerakan pasar selanjutnya.
- Dalam 24 jam terakhir, volume kontrak berjangka yang belum terselesaikan (OI) untuk token utama seperti BTC, SOL, HYPE, dan BNB meningkat 1%-3%, menunjukkan arus masuk dana. OI untuk ETH, DOGE, dan ZEC sedikit menurun.
- Volume open interest AAVE telah meningkat menjadi rekor 3,59 juta. Sementara itu, selisih volume akumulatif yang disesuaikan dengan open interest telah berubah menjadi negatif—menunjukkan bahwa order jual mendominasi dan menekan order beli—sedangkan tarif pendanaan tetap mendekati nol. Secara keseluruhan, faktor-faktor ini menunjukkan tren sedikit bearish.
- Biaya pendanaan Bitcoin dan Ethereum masih negatif, menunjukkan bahwa pasar cenderung short. Lingkungan bearish yang berkelanjutan ini menciptakan risiko potensial untuk short squeeze. Dalam situasi ini, ketahanan harga akan mendorong short untuk menjual dalam jumlah besar, sehingga semakin meningkatkan harga spot.
- Di Chicago Mercantile Exchange (CME), aktivitas perdagangan futures Bitcoin terus melemah, meskipun exchange-traded funds (ETF) tetap menarik aliran dana jutaan dolar. Fenomena ini menunjukkan bahwa dana yang mengalir ke ETF sebagian besar berasal dari posisi spekulatif bullish, bukan arbitrase, yaitu membuka posisi short pada futures Bitcoin untuk menutupi posisi long ETF.
- Di platform Deribit, opsi jual untuk BTC dan ETH terus diperdagangkan dengan harga lebih tinggi daripada opsi beli, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap risiko penurunan.
- Dalam hal perdagangan besar (over-the-counter), dalam 24 jam terakhir, opsi straddle dan opsi strip telah menyumbang lebih dari 50% dari volume perdagangan.
Token Talk
- Pasar altcoin masih bereaksi terhadap serangan senilai $290 juta terhadap KelpDAO akhir pekan lalu, dengan token DeFi Ethena (ENA), EtherFi (ETHFI), dan Jupiter (JUP) semuanya mengalami kerugian dalam 24 jam terakhir, meskipun sedikit pulih sejak pukul 00:00 UTC.
- Selasa, CoinDesk Memecoin Index (CDMEME) tampil terburuk, turun 0,24%, sementara CoinDesk 20 Index (CD20) yang didominasi bitcoin naik 0,65%.
- Pergerakan pasar altcoin tidak jelas, indeks CoinDesk 80 (CD80) tetap stabil selama sesi perdagangan Asia dan Eropa.
- AAVE mulai memulihkan sebagian kerugian setelah turun 22% pada akhir pekan, meskipun terjadi sentimen negatif secara umum di sektor DeFi, AAVE tetap naik 2,6%.
- Indikator "Altcoin Season" dari CoinMarketCap berada di angka 39/100, naik dari titik terendah akhir pekan di 34/100, tetapi masih menunjukkan bahwa investor lebih menyukai bitcoin daripada altcoin.





