- Analis Dr. Profit memperingatkan bahwa pemulihan harga bitcoin di atas $82.000 bisa menjadi jebakan bull retail yang besar.
- Analis pasar lainnya percaya bahwa perbaikan indikator teknis dapat mendukung harga untuk kembali menuju $94.000.
- Minggu ini, ketegangan geopolitik yang dipicu oleh Iran kembali memanas, membawa ketidakpastian baru ke pasar kripto.
Bitcoin harga kembali naik di atas $82.000, memicu kembali semangat bullish di pasar kripto, tetapi tidak semua orang percaya tren kenaikan ini akan berkelanjutan. Seorang analis yang menggunakan nama samaran "Doctor Profit" memperingatkan bahwa pergerakan saat ini sebenarnya bisa menjadi pertanda koreksi menyakitkan bagi investor ritel, bukan awal dari bull market baru.
Analis ini menulis artikel panjang di forum X, menyatakan bahwa reli bitcoin dari kisaran $71.000 adalah "jebakan indah" yang bertujuan untuk menarik kembali pembeli ritel ke pasar, sebelum memicu penurunan besar berikutnya. Ia menyatakan bahwa fase pemulihan saat ini sesuai dengan strategi yang ia ajukan beberapa bulan lalu: bitcoin akan memantul hingga kisaran $79.000 hingga $85.000, lalu kembali turun pada Mei atau Juni.
“Profit Doctor” percaya bahwa seiring sentimen pasar kembali bullish, banyak trader telah melupakan prediksi sebelumnya. Ia meninjau kembali prediksi Februari, menyatakan bahwa pada saat itu ia sudah menggambarkan situasi yang sedang berlangsung saat ini. Analis ini juga menyebut prediksi bearishnya sebelumnya di sekitar puncak pasar Bitcoin 2025 (menurutnya harga berada di antara $115.000 hingga $125.000).
Optimisme di sektor ritel kembali memanas, dan inilah yang menjadi perhatian.
Argumen Dr. Profit sebagian besar berfokus pada emosi. Dalam pendapatnya, investor ritel sedang memasuki pasar dengan cara yang terlalu agresif, saat harga bitcoin baru saja kembali ke level psikologis penting. Ia secara khusus mengkritik konten "low IQ" yang beredar di media sosial kripto, termasuk konten yang tersebar luas. Altcoin pasar menyerukan dan kembali memprediksi harga bitcoin akan melebihi 100.000 dolar.
Ia percaya bahwa ketakutan sebagian besar telah hilang sejak harga bitcoin memulihkan diri dari level tengah 70.000 dolar, sentimen pasar telah lesu. Ia berpendapat bahwa perubahan sentimen ini adalah hal yang sering terjadi pada harga bitcoin di sekitar puncak distribusi: institusi besar menjual posisi mereka, sementara semangat ritel kembali membara.
Dilaporkan bahwa strategi bearish-nya menganggap kisaran $82.000 hingga $85.000 sebagai area ideal untuk short, dengan target akhir sekitar $50.000, bahkan mungkin lebih rendah. Jelas ini adalah prediksi yang sangat agresif.to pasar yang lebih luasekspektasi Meskipun bitcoin baru-baru ini memulihkan kembali, hal ini mencerminkan bahwa sentimen pasar masih berbeda-beda.
Argumennya sebenarnya sederhana: rebound kuat setelah penurunan tajam terkadang menarik trader untuk kembali masuk sebelum pasar melanjutkan tren koreksi lebih besar. Masih banyak perdebatan apakah hal ini sedang terjadi saat ini.
Analyst lainnya percaya akan memperkuat kekuatan.
Namun, tidak semua orang setuju dengan pandangan bearish ini; beberapa tokoh terkenal justru menunjukkan bahwa sinyal teknis sedang membaik. Michael Saylor, co-founder Strategy, memposting pesan singkat namun sangat bullish di forum X pada akhir pekan: "Bears market ended." Doctor Profit langsung merespons, mengatakan bahwa sebelumnya ia telah memperingatkan Saylor untuk menjual di sekitar $120.000, tetapi pada saat itu Saylor hanya membalas dengan emoji senyum.
Sementara itu, analis kripto Ash Crypto menyoroti harga penutupan Bitcoin baru-baru ini melampaui $82.000 untuk pertama kalinya sejak akhir Januari. Ia juga menunjukkan bahwa terjadi crossover MACD bullish pada grafik mingguan, sementara indikator RSI juga naik kembali ke wilayah bullish di sekitar 52.
Ash Crypto membandingkan struktur pergerakan saat ini Bitcoin dengan pergerakan historis saham Google yang menembus titik tertinggi sebelumnya, menguji kembali area tembusan, lalu memasuki tahap ekspansi besar. Ia percaya bahwa Bitcoin mungkin sedang mengikuti pola pergerakan yang serupa, hanya saja tertunda satu siklus dibandingkan Google.
Analyst lain, Ali Martinez, fokus pada pentingnya bitcoin memulihkan garis rata-rata bergerak sederhana 200 hari di sekitar $82.500. Ia percaya bahwa jika bitcoin berhasil menembus level tersebut, maka dapat membentuk ruang kenaikan dengan target harga $94.000. Namun, jika bitcoin gagal mempertahankan level tersebut, ia berpendapat pasar mungkin akan kembali ke level support sekitar $75.000, yang saat ini merupakan lokasi garis rata-rata bergerak 50 hari.
Ketegangan geopolitik memperburuk ketidakpastian.
Pada sesi pagi Senin, bitcoin sempat menyentuh kisaran $82.500 sejenak, sebelum kehilangan momentum kenaikan dan kembali di bawah $81.000. Sebagian pelemahan tampaknya terkait dengan geopolitik. Mantan presiden Donald Trump secara terbuka menolak proposal nuklir terbaru Iran, menyebutnya "sama sekali tidak dapat diterima", yang memicu kekhawatiran.
Komentar-komentar ini kembali membawa ketidakpastian geopolitik ke pasar, setelah sebelumnya pasar mulai stabil setelah beberapa minggu volatilitas makroekonomi. Trader kripto sering bereaksi cepat ketika risiko geopolitik meningkat, karena ketidakpastian yang lebih luas memengaruhi risiko. Appetite mencakup pasar aset tradisional dan pasar aset digital.
Currently, Bitcoin is at a critical juncture for the cryptocurrency market, both technically and psychologically. Bulls believe that market momentum is strengthening, with a strong weekly close, and overall optimism in the crypto market is returning. Bears, however, argue that this may simply be the last rally before the next deeper correction.
Dalam beberapa minggu mendatang, pergerakan di kisaran $82.000 hingga $85.000 kemungkinan besar akan menentukan pihak mana yang benar.

