Bitcoin Miner MARA Memangkas 15% Tenaga Kerja Seiring Peralihan ke Energi dan Infrastruktur Digital

iconChaincatcher
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Berita bitcoin: Penambang global MARA (NASDAQ: MARA) memangkas 15% tenaga kerjanya, termasuk staf penuh waktu dan kontrak, seiring peralihan dari penambangan bitcoin murni ke infrastruktur energi dan digital. CEO Fred Thiel mengatakan langkah ini menyusul akuisisi MARA atas saham mayoritas di Exaion, anak perusahaan EDF, untuk memasuki bidang AI dan HPC. Perusahaan memanfaatkan kembali perangkat penambangan 1 GW untuk AI bersama Starwood, menjual 15.133 BTC ($1,1 miliar) untuk membayar obligasi, dan melaporkan kerugian bersih $1,3 miliar pada 2025. Pekerja yang terdampak mendapatkan cuti berbayar satu bulan, pesangon 13 minggu, dan pembayaran cuti yang belum digunakan. Berita bitcoin terkini menunjukkan peralihan MARA ke strategi teknologi dan energi yang lebih luas.

ChainCatcher melaporkan, menurut Blockspace, salah satu perusahaan penambang bitcoin terbesar di dunia, MARA (NASDAQ: MARA), telah memangkas sekitar 15% karyawannya, mencakup karyawan penuh waktu di berbagai departemen serta sebagian pekerja kontrak. CEO Fred Thiel dalam memo internal menyatakan bahwa pemutusan hubungan kerja ini bukan semata-mata keputusan keuangan, melainkan bagian dari transformasi strategis perusahaan dari perusahaan penambang bitcoin murni menjadi perusahaan infrastruktur energi dan digital. Sebelumnya, MARA telah menyelesaikan akuisisi mayoritas saham Exaion, anak perusahaan perusahaan energi nasional Prancis EDF, pada Februari tahun ini, secara resmi memasuki bidang AI dan komputasi berkinerja tinggi (HPC), serta menandatangani kesepakatan dengan pengembang pusat data Starwood untuk mengalihkan sekitar 1 GW infrastruktur penambangan guna mendukung beban kerja AI. Selain itu, MARA baru-baru ini menjual lebih dari 15.133 BTC (sekitar $1,1 miliar) untuk melunasi obligasi konversibel senilai $1 miliar, dengan kerugian bersih tahunan 2025 mencapai $1,3 miliar dan EBITDA yang disesuaikan sebesar -$330,8 juta. Karyawan yang terdampak akan menerima liburan berbayar selama satu bulan, kompensasi pemutusan kerja selama 13 minggu, serta kompensasi penuh untuk cuti yang belum digunakan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.