Bitcoin Mungkin Jatuh ke $50.000–$58.000 Jika Harga Minyak Tetap Di Atas $100

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Analisis bitcoin dari laporan Forbes tanggal 13 Maret 2026 memperingatkan bahwa kenaikan harga minyak bisa mendorong bitcoin menuju $50.000–$58.000 jika harga tetap di atas $100. Tren historis menunjukkan bitcoin melemah seiring kenaikan harga minyak, dengan inflasi dan suku bunga tinggi yang merugikan aset berisiko. Bitcoin kini diperdagangkan di sekitar $70.000, turun 45% dari puncaknya pada Oktober 2025. Harga minyak sebesar $130–$140 bisa mengirim bitcoin ke $40.000–$45.000. Trader juga harus memperhatikan altcoin dalam menghadapi perubahan kondisi pasar.

Pesan BlockBeats, 13 Maret, analisis Forbes menunjukkan bahwa dalam lingkungan goncangan harga minyak akibat konflik geopolitik, bitcoin biasanya sulit berperan sebagai aset pelindung dalam jangka pendek. Data historis menunjukkan bahwa baik ketika harga minyak anjlok maupun melonjak di atas $100, bitcoin cenderung mengalami tekanan penurunan, hanya saja ritme penurunannya berbeda.


Laporan menyatakan bahwa kenaikan harga minyak sering kali menandakan tekanan inflasi yang meningkat dan memaksa bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi, sehingga mengurangi daya tarik aset berisiko termasuk bitcoin. Saat ini, dalam konteks memburuknya konflik Iran, harga minyak internasional kembali naik di atas $100, sementara bitcoin diperdagangkan sekitar $70.000, turun sekitar 45% dari titik tertinggi historisnya sebesar $126.000 pada Oktober 2025.


Analisis menunjukkan bahwa jika harga minyak tetap di atas $100 dalam jangka panjang, Bitcoin masih berpotensi turun lebih lanjut sebesar 15%–25%, dengan harga berpotensi turun ke kisaran $50.000–$58.000; jika konflik memburuk dan mendorong harga minyak naik ke kisaran $130–$140, Bitcoin berpotensi kembali ke kisaran $40.000–$45.000.


Namun, laporan tersebut juga menunjukkan bahwa dari perspektif siklus historis, krisis makroekonomi sering kali diikuti oleh stimulus fiskal dan ekspansi likuiditas; setelah harga minyak turun dan kebijakan moneter menjadi longgar, bitcoin biasanya mengalami pemulihan yang lebih besar. Jika harga minyak turun di bawah $80 dalam beberapa bulan mendatang, bitcoin berpotensi mulai pulih pada akhir 2026 dan kembali menantang level di atas $100.000 pada siklus berikutnya.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.