Pencarian Google "Bitcoin 'Going to Zero'" Mencapai Rekor Tertinggi Sepanjang Masa pada Februari 2026

iconTheCryptoBasic
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Berita bitcoin menunjukkan pencarian Google "Bitcoin going to zero" mencapai rekor 100 pada Februari 2026, tertinggi dalam lebih dari 3,5 tahun. Analisis bitcoin mengungkapkan lonjakan tersebut terjadi saat BTC diperdagangkan sekitar 50% di bawah puncaknya di $126.080 pada 6 Oktober 2025, di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopoliitik.

Pencarian online yang mempertanyakan kelangsungan hidup bitcoin telah mencapai tingkat tertinggi dalam beberapa tahun, menunjukkan meningkatnya kecemasan di seluruh pasar kripto.

Menurut data Google Trends, minat global terhadap frasa “Bitcoin akan ke nol” mencapai puncaknya di angka 100 pada Februari 2026. Lonjakan ini terjadi saat Bitcoin diperdagangkan sekitar 50% di bawah rekor tertingginya, di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopoltik yang lebih luas.

Poin Utama

  • Pencarian Google untuk 'Bitcoin akan ke nol' mencapai puncak 100 pada Februari 2026, tertinggi dalam lebih dari 3,5 tahun.
  • Indeks Ketakutan & Keserakahan Kripto saat ini berada di angka 11, mencerminkan kehati-hatian pasar yang ekstrem.
  • Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar 50% di bawah tertinggi sepanjang masa sebesar $126.080 yang dicapai pada 6 Oktober 2025.

Pencarian Data Sinyal Meningkatnya Ketakutan

Lonjakan terbaru menandai minat pencarian terkuat dalam lebih dari 3,5 tahun. Secara khusus, puncak sebelumnya terjadi pada Juni 2022, ketika skor mencapai 72 selama penurunan pasar besar.

- Iklan -

Pada saat itu, Bitcoin jatuh 37,29% dalam satu bulan, turun dari $32.000 menjadi $19.942. Pola ini menunjukkan bagaimana sentimen ritel sering bereaksi tajam terhadap volatilitas, dengan pencarian yang didorong kepanikan meningkat seiring penurunan harga.

Data Tren Google untuk Bitcoin
Data Tren Google untuk Bitcoin

Analis sering memantau tren pencarian Google sebagai indikator real-time terhadap sentimen publik. Secara umum, aktivitas pencarian meningkat selama reli besar atau penurunan tajam. Dalam kasus ini, lonjakan tersebut mencerminkan kekhawatiran yang meningkat, bukan optimisme yang membara.

Kecemasan pasar telah meningkat sejak bitcoin mencapai tertinggi sepanjang masa sebesar $126.080 pada 6 Oktober 2025. Sejak itu, aset ini turun 47%, melemahkan kepercayaan pasar secara keseluruhan dan memicu perdebatan ulang mengenai prospek jangka pendeknya.

Indeks Sentimen Menunjukkan Kewaspadaan Ekstrem

Perubahan suasana hati investor juga terlihat pada indikator sentimen kripto tradisional. Misalnya, Crypto Fear & Greed Index, yang mengukur emosi pasar pada skala dari 0 hingga 100, saat ini berada di angka 11. Awal bulan ini, pada 6 Februari 2026, indeks ini turun ke level terendah rekam sebesar 5.

Tingkat serendah ini biasanya menandakan kehati-hatian luas di kalangan investor. Secara historis, ketakutan ekstrem sering dianggap sebagai peluang untuk membeli. Namun, asumsi ini sekarang sedang dipertanyakan.

Nic Puckrin, co-founder Coin Bureau, baru-baru ini menantang strategi konvensional dalam postingan di X. Ia berargumen bahwa membeli bitcoin saat rasa takut ekstrem tidak selalu menghasilkan keuntungan jangka pendek yang kuat.

Berdasarkan analisisnya, ketika indeks jatuh di bawah 25, pengembalian rata-rata 90 hari ke depan hanya sebesar 2,4%. Sebagai perbandingan, pembelian yang dilakukan selama periode "Keserakahan Ekstrem" secara historis menghasilkan pengembalian rata-rata 90 hari hingga 95%. Ia menggambarkan indeks sebagai indikator momentum yang bersifat retrospektif, bukan alat peramal yang andal.

Gambar

Debat Mengenai Horizon Waktu

Temuan Puckrin dengan cepat memicu perdebatan. Sementara itu, para kritikus mempertanyakan apakah jendela 90 hari menangkap gambaran penuh.

Seorang pengamat pasar menanggapi bahwa kinerja jangka panjang Bitcoin menceritakan kisah yang berbeda. Dalam periode 12 bulan setelah pembacaan ketakutan ekstrem, mata uang kripto ini secara historis memberikan rata-rata keuntungan melebihi 300%.

Pendukung pandangan ini berpendapat bahwa Fear & Greed Index lebih berguna untuk strategi akumulasi daripada perdagangan jangka pendek. Mereka berargumen bahwa investor sebaiknya tidak mengharapkan keuntungan segera saat membeli selama periode pesimisme puncak.

Perdebatan ini mencerminkan perpecahan yang lebih luas antara pedagang jangka pendek dan investor jangka panjang. Namun untuk saat ini, meningkatnya pencarian yang didorong kepanikan dan pelemahan harga yang berkelanjutan menunjukkan bahwa kehati-hatian tetap menjadi sentimen dominan di seluruh pasar.

Penafian: Konten ini bersifat informasional dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup opini pribadi penulis dan tidak mencerminkan opini The Crypto Basic. Pembaca didorong untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. The Crypto Basic tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.