Setelah Iran dan Israel kembali saling melancarkan serangan udara, preferensi risiko global jelas melemah. Harga minyak naik, pasar saham Asia anjlok tajam, dan bitcoin turun dari puncaknya pada hari Minggu, turun ke sekitar $62.900 selama sesi.

Bitcoin turun dari puncaknya pada Minggu
Data dari CoinDesk menunjukkan bahwa bitcoin sempat naik ke level 63.776 dolar pada hari Minggu malam, sebelum melepaskan sebagian keuntungannya. Pada sekitar pukul 04:00 UTC 8 Juni, harganya turun menjadi sekitar 62.900 dolar.
Koreksi ini terjadi setelah situasi di Timur Tengah kembali memanas. Gencatan senjata yang rapuh yang sebelumnya menjadi andalan pasar berhasil dipecahkan, pasar energi bereaksi terlebih dahulu, diikuti oleh tekanan pada aset berisiko.
Harga minyak naik, pasar saham Asia tertekan
Harga minyak mentah WTI naik lebih dari 3% ke level $93,50. Kenaikan harga minyak biasanya memperburuk kekhawatiran inflasi dan mengurangi preferensi pasar terhadap aset berisiko tinggi.
Pasar saham Asia turun serentak. Indeks Kospi Korea turun lebih dari 6,8%, sempat memicu penghentian sementara selama sesi; Indeks Nikkei Jepang juga turun lebih dari 3%.
Presiden AS Trump menyerukan agar Israel tidak melakukan balasan lebih lanjut terhadap Iran. Laporan tersebut menyebutkan bahwa dalam wawancara telepon dengan Axios, ia mengatakan bahwa kedua pihak telah melakukan serangan dan tidak ingin situasi semakin memburuk.
Arus keluar dana ETF memperberat tekanan pasar
Bitcoin baru-baru ini sudah mengalami banyak tekanan. Laporan menyebutkan bahwa arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot, meningkatnya popularitas saham konsep AI, serta penjualan Bitcoin oleh Strategy telah menekan kinerja pasar.
Minggu lalu, bitcoin mengalami penurunan akumulatif mendekati 14%, sempat sementara jatuh di bawah level $60.000. Seiring dana terus mengalir ke aset yang lebih defensif atau lebih populer, volatilitas pasar jelas meningkat.
- Titik tertinggi Bitcoin hari Minggu: $63.776
- Harga terbaru yang disebutkan dalam artikel: sekitar $62.900
- Minyak mentah WTI: Naik di atas $93.50
Minggu ini masih ada beberapa peristiwa yang mengganggu likuiditas

Laporan tersebut menyatakan bahwa volatilitas jangka pendek kemungkinan besar akan tetap tinggi. Selain situasi geopolitik, rilis data inflasi AS serta perkembangan terkait IPO besar seperti SpaceX dan Anthropic juga dapat terus memengaruhi likuiditas global dan preferensi risiko.
Dalam konteks perubahan simultan harga minyak, imbal hasil obligasi pemerintah AS, dan arus dana ETF, pergerakan jangka pendek bitcoin akan tetap didorong oleh sentimen makro.

