- Bitcoin turun lebih dari 2% karena data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada September.
- BTC tetap pada jalur untuk mendapatkan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut meskipun mengalami penurunan tajam pada hari Jumat.
- ETF bitcoin spot menarik $175 juta, mendukung permintaan di tengah meningkatnya ketidakpastian makroekonomi.
Bitcoin menghadapi tekanan penjualan baru pada hari Jumat setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih kuat mengubah ekspektasi suku bunga. BTC turun lebih dari 2%, turun dari $81.300 menjadi $78.600. Pembeli kemudian mendorong harga kembali mendekati $79.500 hingga $79.800. Gerakan tajam ini mengikuti data yang menunjukkan perekrutan yang lebih kuat di seluruh ekonomi AS.
Data ketenagakerjaan yang kuat memberikan tekanan pada bitcoin
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan 162.000 pekerjaan non-pertanian baru selama Agustus. Para ekonom mengharapkan hanya 55.000 posisi baru. Tingkat pengangguran tetap tidak berubah di 4,1%. Angka upah untuk Juni dan Juli juga mengalami revisi naik. Revisi gabungan menambahkan 55.000 pekerjaan lagi ke perkiraan sebelumnya. Laporan ini memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Para trader kini melihat peluang lebih besar terjadinya kenaikan suku bunga Federal Reserve lainnya.
CME Group’s FedWatch menunjukkan peluang 58% untuk kenaikan suku bunga seperempat poin pada September. Sebelum laporan ketenagakerjaan, para pedagang menempatkan peluang tersebut di sekitar 52%. Peluang di Polymarket juga bergerak mendekati pembagian hampir 50/50. Pasar kini menunjukkan sedikit kepercayaan terhadap keputusan Fed berikutnya. Perubahan ini bertentangan dengan komentar dari Gubernur Fed Christopher Waller. Waller mengatakan pada hari Kamis bahwa ia mendukung mempertahankan suku bunga tetap. Angka ketenagakerjaan hari Jumat segera mengubah suasana pasar.
Reaksi bitcoin tetap relatif terkendali meskipun terjadi penurunan intraday tajam. BTC tetap berada di jalur untuk mendapatkan kenaikan mingguan sekitar 3%. Kenaikan mingguan ini akan menandai minggu positif ketiga berturut-turut untuk bitcoin. Awal pekan ini, BTC mencapai $82.178,60. Level tersebut menjadi harga tertinggi bitcoin sejak pertengahan Mei. Rally terbaru juga menghasilkan kenaikan signifikan dari level terendah terbaru. Analis kripto Bull Theory menyoroti skala pemulihan bitcoin. BTC naik hampir $20.000 dalam hanya 20 hari.
Regulasi Menambahkan Katalis Lain untuk Pasar Kripto
Regulasi kripto AS juga tetap menjadi fokus utama pasar. Ketua SEC Paul Atkins mengharapkan pemungutan suara di Senat mengenai Undang-Undang Clarity pada 15 September. Atkins mendesak para anggota legislatif untuk mengesahkan undang-undang tersebut sebelum akhir September. SEC juga berencana mengusulkan undang-undang kripto terpisah bersamaan dengan Undang-Undang Clarity. Namun, para anggota legislatif masih menghadapi perbedaan pendapat mengenai beberapa ketentuan utama. Pembayaran imbal hasil stablecoin tetap menjadi salah satu poin utama perselisihan.
Aturan yang mencakup pembuat kebijakan dan perdagangan kripto juga tetap belum terselesaikan. Kemajuan lebih lanjut dapat memberikan kejelasan yang lebih besar bagi pasar aset digital. Sementara itu, eksposur Bitcoin korporat terus menarik perhatian. Strategy, pemegang Bitcoin korporat terbesar, melonjak hampir 18% pada hari Kamis. Langkah ini menyoroti minat investor yang terus berlanjut terhadap perusahaan yang berfokus pada Bitcoin.
Permintaan korporat bisa tetap menjadi pendorong pasar penting lainnya. Bitcoin kini menghadapi ujian penting setelah pembalikan tajam pada hari Jumat. Data ketenagakerjaan yang kuat bisa membuat kekhawatiran suku bunga tetap tinggi. Namun, arus masuk ETF dan kenaikan mingguan berturut-turut memberikan alasan untuk optimis. Pedagang akan memantau angka inflasi dengan cermat sebelum membuat taruhan lebih kuat atas penurunan suku bunga pada bulan September.


