Odaily Planet Daily melaporkan bahwa Bitcoin jatuh di bawah level $77.000, menyentuh terendah sekitar $76.720. Analisis menyatakan bahwa penurunan pasar terutama dipengaruhi oleh berbagai faktor makro, termasuk meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, kembali meningkatnya kekhawatiran inflasi, serta meningkatnya sentimen避险 terhadap aset berisiko. Mantan Presiden Amerika Serikat Trump mengeluarkan peringatan keras terhadap Iran di platform media sosial, memperburuk ketidakpastian geopolitik.
Sementara itu, kenaikan harga minyak mentah semakin mendorong ekspektasi inflasi, dengan minyak Brent naik ke sekitar $111 dan WTI naik di atas $107, memicu kekhawatiran pasar bahwa Federal Reserve mungkin mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Tekanan jual saat ini diperparah oleh faktor-faktor seperti kenaikan imbal hasil obligasi AS, penguatan dolar, dan arus keluar dana ETF. Data menunjukkan bahwa ETF bitcoin mengalami arus keluar bersih sekitar US$1 miliar dalam minggu yang berakhir pada 17 Mei, mengakhiri enam minggu berturut-turut arus masuk bersih.
Dari sisi sentimen pasar, indeks ketakutan dan keserakahan Bitcoin turun ke 27, kembali memasuki "zona ketakutan". Analisis menyatakan bahwa pergerakan jangka pendek masih akan sangat bergantung pada data makro dan ekspektasi kebijakan, tetapi sebagian institusi percaya bahwa koreksi saat ini lebih cenderung sebagai "penyerapan sehat", dan struktur jangka panjang belum berubah. (The Block)

