
- Momentum harga bitcoin dilaporkan telah habis.
- Skor FEI berada di zona noise tinggi, menandakan ketidakpastian pasar.
- Analis memperingatkan bahwa struktur saat ini bisa menyebabkan long squeeze.
Analisis pasar baru menunjukkan bahwa reli terbaru bitcoin mungkin kehilangan kekuatan karena indikator momentum utama mulai melemah.
Menurut analisis, Momentum Harga sudah habis di level 20, menunjukkan bahwa momentum bullish melambat meskipun Bitcoin bertahan dekat level tertinggi terbaru. Pada saat yang sama, FEI Score telah mencapai 99,53%, menempatkannya di zona yang oleh analis digambarkan sebagai “kebisingan absolut,” di mana sinyal pasar menjadi kurang andal.
Kombinasi ini menunjukkan meningkatnya ketidakpastian dalam struktur pasar saat ini.
Risiko Long Squeeze Meningkat
Analis percaya bahwa kondisi saat ini dapat menciptakan latar belakang untuk long squeeze, sebuah skenario di mana penurunan harga memaksa trader long berisiko untuk menutup posisi mereka, mempercepat volatilitas penurunan.
Seperti yang dicatat oleh salah satu analis, “Dengan Momentum Harga sudah habis di level 20 dan FEI Score terkunci di zona kebisingan absolut (99,53%), panggung siap untuk Long Squeeze.”
Meskipun ini tidak menjamin koreksi, leverage yang meningkat dan momentum yang melemah dapat membuat pasar rentan jika permintaan beli mulai berkurang.
Bitcoin: Ilusi Keserakahan dan Likuiditas Keluar
— CryptoQuant.com (@cryptoquant_com) September 10, 2026
“Dengan Momentum Harga sudah habis di level 20 dan FEI Score terkunci di zona kebisingan absolut (99,53%), panggung siap untuk Long Squeeze.” – Oleh @GugaOnChain
Baca selengkapnya https://t.co/r79Xyk6lfLpic.twitter.com/IgRDZK1tRv
Pedagang Memperhatikan Level Dukungan Kunci
Proyeksi terbaru tentang long squeeze bitcoin menyoroti pentingnya memantau leverage, momentum, dan permintaan spot.
Investor akan terus memantau posisi derivatif, tingkat pendanaan, dan aktivitas on-chain untuk menentukan apakah bitcoin dapat stabil atau apakah gelombang likuidasi panjang dapat memicu penurunan yang lebih tajam. Peserta pasar juga memantau apakah pembelian spot baru muncul untuk mengimbangi peningkatan tekanan penjualan.

