Bitcoin Menghadapi Risiko Penurunan ke $50.000 pada 2026 Seiring Peringatan Analis tentang Volatilitas Pasar

iconCryptonewsland
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Bitcoin menghadapi risiko penurunan hingga $50.000 pada 2026 akibat volatilitas pasar yang berpotensi terjadi, menurut strategis Bloomberg Mike McGlone. Setelah melonjak melewati $90.000, Bitcoin gagal menembus $94.500, memicu aksi ambil untung dan aliran keluar ETF. Harga mencapai puncaknya di $94.395,30 sebelum turun ke $92.136,48 dalam 24 jam. McGlone menunjuk volatilitas emas dan kemungkinan reset pasar sebagai tanda tekanan ekonomi. Level dukungan kunci di $88.000 dan $85.000 kini berperan sebagai penghalang penting untuk mencegah penurunan lebih dalam.
  • Aksi Harga Bitcoin: Melonjak melewati $90.000 tetapi gagal menembus resistensi $94.500.
  • Peringatan Analis: McGlone memprediksi potensi penurunan ke $50.000 jika volatilitas pasar kembali.
  • Sinyal Pasar: Arus keluar ETF dan kinerja emas menyoroti kehati-hatian dan kemungkinan koreksi yang lebih luas.

Bitcoin — BTCbaru saja melonjak melewati $90.000, menarik perhatian para pedagang dan investor. Meskipun rally kuat ini, kekhawatiran meningkat tentang koreksi pasar potensial. Strategis Bloomberg Mike McGlone memperingatkan bahwa Bitcoin bisa mundur ke $50.000 pada 2026 jika volatilitas kembali. Aset digital gagal mempertahankan resistensi kunci dekat $94.500, memicu penjualan keuntungan dan aliran keluar ETF. Pemain pasar sekarang mengamati volatilitas saham dan harga emas sebagai pemicu potensial.

Bitcoin Mungkin Mengunjungi Dukungan $50.000 pada Tahun 2026 –
Sebuah syarat awal agar Bitcoin menghindari kembali ke titik tumpu yang berkelanjutan di sekitar $50.000 pada 2026 mungkin adalah volatilitas pasar saham tetap tersembunyi. Emas yang mengambil alfa dengan laju tertinggi sejak 1979 pada 2025 bisa menjadi sinyal reversion risiko pasar… pic.twitter.com/fuR1Jly3vI

— Mike McGlone (@mikemcglone11) 7 Januari 2026

Bitcoin Mempertahankan Kenaikan Tapi Menghadapi Risiko Koreksi

Bitcoin mencapai puncaknya di $94.395,30 sebelum tekanan jual menurunkannya menjadi $92.136,48 dalam 24 jam. Penurunan 1,76% terjadi setelah upaya yang tidak berhasil menembus level resistensi $94.500. Volume perdagangan naik hampir 25% selama koreksi ini, menunjukkan perdagangan aktif di sekitar level harga kunci. Hal ini menunjukkan sentimen yang hati-hati, meskipun minat ritel dan institusional tetap kuat.

Mike McGlone memprediksi BTC dapat menghadapi penurunan tajam hingga $50.000 pada 2026. Ia menyebut potensi reset pasar dan volatilitas yang meningkat sebagai risiko utama. Menurut McGlone, prospek Bitcoin bergantung pada stabilitas pasar saham dan kinerja emas. Rally emas pada 2025, yang mengungguli aset lainnya, bisa menjadi petunjuk adanya tekanan ekonomi yang lebih luas mirip kondisi 1979. Jika pasar tradisional mengalami reset, aset berisiko seperti Bitcoin bisa mengalami penurunan signifikan.

Ehttps://www.etf.com/etfanalytics/etf-fund-flows-toolAliran TF lebih menyoroti kehati-hatian di pasar. Aliran keluar terkini terjadi setelah breakout Bitcoin yang gagal, membalikkan tren aliran masuk yang konsisten. Perubahan ini menekankan bahwa para pedagang tetap waspada, meskipun aktivitas perdagangan meningkat. Bitcoin harus mempertahankan posisi di atas level support kunci, termasuk $88.000 dan $85.000, untuk menghindari koreksi yang lebih dalam.

Kenaikan Harga Emas Memicu Peringatan dan Ketidakpastian Pasar

Emas mendapat perhatian signifikan pada 2025, mengungguli aset utama sementara volatilitas saham tetap rendah. McGlone menganggap ini sebagai tanda peringatan bagi Bitcoin dan aset risiko lainnya. Ia menunjukkan bahwa situasi seperti ini jarang bertahan lama, sering kali diikuti oleh koreksi di pasar berisiko tinggi. Pedagang dan investor kini mengamati apakah saham dan emas dapat mempertahankan stabilitasnya, karena pergerakan mereka bisa menentukan arah pergerakan Bitcoin.

Sementara sebagian analis tetap bullish, memprediksi harga hingga $196.000 karena dukungan institusional dan ETF, McGlone menekankan bahwa siklus pasar historis cenderung berbalik pada titik infleksi. Koreksi Bitcoin saat ini menyoroti risiko koreksi yang lebih luas jika pasar eksternal melemah. Seiring berjalannya tahun 2026, para pedagang harus menimbang momentum jangka pendek dan sinyal risiko jangka panjang.

Kenaikan terbaru Bitcoin menunjukkan minat beli yang kuat, tetapi resistensi di sekitar $94.500 dan aliran keluar ETF menunjukkan ketidakpastian pasar. Memantau emas, pasar saham, dan volume perdagangan akan sangat penting untuk memperkirakan potensi penurunan. Saat berita ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $92.136,48, turun 1,76%, dengan resistensi tetap kuat di $94.500. Investor disarankan untuk memperhatikan zona support penting secara dekat sambil mempertimbangkan volatilitas sebagai katalis potensial untuk koreksi harga.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.