Prediksi harga Bitcoin mengalami pukulan setelah BTC turun 26% mengikuti prediksi tren bullish Ansem pada Oktober 2025. Pengaruh ini beralih dari bearish ke bullish, mengatakan Bitcoin bisa naik jika menutup di atas $120K secara mingguan. Pasar menolak pergerakan tersebut, memicu koreksi tajam. Santiment mengatakan tren bullish tersebut terlalu dini, menunjukkan bagaimana sentimen pengaruh dapat menyebabkan ayunan harga yang tiba-tiba.
Ansem memprediksi Bitcoin akan melonjak, tetapi justru turun 26% setelah pernyataannya yang bullish.
Bitcoin mengalami koreksi tajam setelah pergeseran sentimen bullish Ansem pada tahun 2025.
Prediksi Ansem terlalu dini, menyebabkan penurunan harga Bitcoin sebesar 26%.
Bitcoin Menghadapi Penurunan Tiba-tiba Setelah Perkiraan Bearish
Harga Bitcoin baru-baru ini mengalami koreksi tajam sebesar 26% setelah pengaruh kripto Ansem membuat prediksi bullish yang terlalu dini. Pada Oktober 2025, Ansem beralih sikap dari bearish ke bullish, menyatakan bahwa Bitcoin bisa mencapai kenaikan signifikan jika menutup mingguan di atas $120K.
Dia menyarankan bahwa cryptocurrency memiliki potensi untuk mencapai level tertinggi baru, menargetkan peningkatan kapitalisasi pasar lebih dari $12 triliun. Namun, perubahan sentimen ini diikuti oleh penurunan tajam harga Bitcoin, menyebabkan banyak pedagang mempertanyakan timing dari peramalan Ansem.
Prediksi Ansem datang dengan harapan bahwa Bitcoin akan mengikuti jejak yang sama seperti emas, tetapi penurunan harga segera menunjukkan ketidaksesuaian antara proyeksi dan pergerakan pasar. Koreksi harga Bitcoin menyoroti risiko yang terkait dengan perubahan tiba-tiba dalam sentimen, terutama ketika pengaruh besar secara publik menyesuaikan pandangan mereka.
Pasar Koreksi Setelah Perubahan Sentimen dari Ansem
Penurunan cepat Bitcoin menyoroti bagaimana sentimen pasar, yang didorong oleh tokoh-tokoh berpengaruh, dapat memiliki dampak langsung pada harga. Saat prediksi Ansem berubah dari pandangan bearish ke bullish, harga Bitcoin gagal mempertahankan momentumnya, mengalami koreksi tajam.
Santiment, penyedia data pasar, mencatat bahwa pergeseran tersebut terlalu dini dan pasar bereaksi negatif, dengan harga Bitcoin langsung memperbaiki diri setelah panggilan Ansem.
Solana juga gagal mencapai level $250 seperti yang diprediksi Ansem, semakin menambah ketidakpastian yang mengelilingi pasar. Meskipun pandangan optimis Ansem menaikkan harapan, perubahan cepat dalam harga Bitcoin menyoroti seberapa volatil dan sensitif pasar kriptocurrency bisa terhadap perubahan sentimen.
Peringatan: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan nasihat keuangan. CoinCryptoNewz tidak bertanggung jawab atas kerugian yang timbul. Pembaca sebaiknya melakukan riset mereka sendiri sebelum mengambil keputusan keuangan.
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.